Everything About World

June 10, 2007

Peradaban Prasejarah yang Musnah

Filed under: Misteri — cecepswp @ 11:56

Kalangan akademisi modern telah menemukan dalam perjalanan sejarah geologi pernah terjadi beberapa kali kepunahan, dan nyaris memusnahkan segala makhluk hidup. Banyak sekali pembuktian secara langsung tentang perubahan bencana bumi yang berkala. Dilihat dari bukti yang telah ditemukan, bahwa peradaban manusia prasejarah pernah mengalami kepunahan karena berbagai macam perubahan alam dan bencana, seperti gempa bumi, banjir, gunung berapi, tabrakan benda angkasa (termasuk meteorit dan komet), pergerakan naik turun lempeng daratan, perubahan cuaca yang tiba-tiba, dsb.
Sebagai contoh kasus, Atlantis pernah menjadi sebuah daratan yang memiliki peradaban tinggi manusia, namun tenggelam ke dasar lautan dalam sebuah bencana gempa bumi yang dahsyat pada 11.600 tahun silam. Hal itu membentuk sebuah zona di laut China selatan sekarang, laut di daerah ini sangat dangkal, kedalamannya rata-rata hanya 60 meter lebih. Hanya puncak gunung tertinggi di daratan waktu itu yang tersisa di atas permukaan laut, yaitu yang sekarang terletak di negeri kita, Indonesia.
Begitu pula di kedalaman 200 meter bawah laut pesisir pantai Peru, ilmuwan menemukan pilar batu yang dipahat dan bangunan yang mahabesar. Di dasar lautan Atlantik yang berada di sisi luar berhasil diambil 8 gambar dasar laut. Melalui gambar-gambar ini secara jelas tampak sebuah tembok benteng zaman purbakala dan undakan batu. Diperkirakan tenggelam pada 10.000 tahun silam. Di belahan barat perairan segitiga Bermuda juga ditemukan sebuah piramida raksasa yang diperkirakan berumur puluhan ribu tahun.
Dengan demikian, zaman Nabi Nuh juga tidaklah seprimitif yang selama ini kita bayangkan. Hakikatnya pada zaman itu semuanya sudah maju. Ilmu pengetahuan mereka sudah maju pada masa itu. Di kaki gunung Ararat itu saja, para peneliti dan ilmuwan Rusia telah menemukan lebih kurang 500 kesan artefak baterai elektrik purba yang digunakan untuk menyadurkan logam.

Jelas sekali, bahwa bekas peninggalan kota-kota yang pernah mewakili peradaban manusia prasejarah dan memiliki kecemerlangan ini tenggelam ke dasar lautan karena tenggelamnya daratan.
Banjir Dahsyat
Kurang lebih 12.000 tahun silam, peradaban manusia sebelum peradaban kita sekarang pernah mengalami suatu serangan banjir yang sangat dahsyat, dan banjir waktu itu juga mengakibatkan tenggelamnya daratan. Secara berturut-turut arkeolog menemukan sejumlah besar bukti yang secara langsung atau pun tidak mengenai banjir dahsyat yang terjadi waktu itu. Para antropolog juga menemukan bukti melalui penelitian pada suku bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia tentang legenda asal-usul peradaban bangsa ini.
Legenda kuno dari bangsa yang berbeda di berbagai tempat di dunia secara fundamental melukiskan bahwa manusia pernah berkali-kali mengalami bencana dahsyat yang mematikan, bahkan begitu seragamnya menguraikan bahwa pada suatu periode prasejarah sebelum munculnya peradaban manusia sekarang ini, di atas bumi pernah terjadi suatu banjir dahsyat yang mengakibatkan punahnya seluruh peradaban manusia, dan hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya.
Legenda mengenai banjir dahsyat yang sudah diketahui di dunia tercatat ada 6.000 lebih. Seperti misalnya, dalam legenda China dan Jepang, Malaysia, Laos, Thailand, India, Australia, Yunani, Mesir dan Afrika Selatan, Afrika Utara, penduduk asli Amerika Utara, setiap negara serta rumpun bangsa yang berbeda pasti menyimpan sebuah memori tentang peristiwa banjir dahsyat itu. Meskipun legenda-legenda ini terjadi pada setiap bangsa dan budaya yang berbeda, namun semuanya memiliki alur cerita dan tokoh tipikal yang sangat mirip.
Semua bukti dan gejala ini sama sekali tidak dapat diasumsikan sebagai suatu ketidaksengajaan atau pun suatu kebetulan. Proses yang berhubungan dengan banjir dahsyat ketika itu juga diuraikan dalam kitab suci. Meskipun kitab suci merupakan sebuah kitab agama, namun sejumlah besar ahli berpendapat, bahwa yang dilukiskan dalam kitab suci (Alkitab dan Al-Qur’an) adalah sejarah manusia yang sebenarnya.

Ikhtisar dalam Alkitab yang berhubungan dengan banjir dahsyat yang terjadi waktu itu menyebutkan, “Banjir meluap dan menggenang selama 40 malam, air pasang menuju atas, perahu mengambang dari atas permukaan bumi”: “Arus air meluap dahsyat di atas permukaan bumi, seluruh pegunungan tergenang oleh air pasang”: “5 bulan kemudian, perahu berhenti di atas gunung Ararat; dan setelah 4 bulan berlalu, ketika daratan sudah kering, Nabi Nuh meninggalkan perahunya.”
Waktu itu banjir dahsyat sekaligus disertai dengan perubahan daratan dan secara total menghancurkan seluruh peradaban manusia di bumi, hanya sebagian kecil manusia yang dapat mempertahankan hidupnya. Sejumlah besar bekas peninggalan prasejarah yang belakangan ini ditemukan arkeolog, seperti misalnya, daratan Atlantis, budaya Yunani, bangunan di dasar laut dan lain sebagainya kemungkinan besar tenggelam karena banjir dahsyat waktu itu. Ada yang memperkirakan banjir dahsyat itu terjadi 5.000 tahun yang lalu, mengikuti perkiraan ahli anstronomi, perahu Nabi Nuh mulai dibuat pada 2465 SM dan hujan mulai turun pada 2345 SM.

Setelah perahu Nabi Nuh mendarat di gunung Ararat, dimulailah kehidupan baru manusia. Mereka yang selamat mulai menyebar. Begitu pula binatang-binatang. Biji-biji tanaman kembali disemaikan. Karena dianggap melahirkan generasi baru manusia setelah Nabi Adam, Nabi Nuh mendapat gelar The Second Father of Human Being –Bapak Manusia Kedua. Oleh generasi inilah, kebudayaan dan peradaban manusia dikembangkan. Selain di kawasan Ararat, juga di Mesopotamia yang ribuan tahun kemudian menjadi pusat kejayaan Babilonia.
(Sumber: www.renminbao.com)

Akibat Gletser yang Mencair

Sekelompok peneliti underwater surveyors yang diketuai oleh Dr. Robert Ballard, yang juga telah menemukan Titanic, telah menemukan sebuah bangunan lama berusia kira-kira 7.500 tahun di dasar Laut Hitam, dekat pantai Turki. Mereka telah menemukan struktur bangunan dari batu dan kayu di kedalaman beberapa ratus kaki. Penemuan mereka menjadi bukti dari kejadian banjir besar di zaman Nabi Nuh seperti diceritakan di dalam Alkitab dan Al-Qur’an.
Para ilmuwan mempercayai bahwa penemuan tersebut membuktikan keberadaan sebuah kawasan yang telah tenggelam yang disebabkan oleh banjir besar yang melanda sekitar 5000 SM. Menurut teori mereka, banjir besar tersebut disebabkan oleh adanya pencairan gletser dari tanah tinggi di Eropa. “Ini merupakan penemuan yang sangat menakjubkan,” kata Dr. Ballard di dalam rancangan National Geographic Society bertajuk “Research Ship Northern Horizon”.
Ballard menerangkan bagaimana sebuah robot bawah air meninjau 300 kaki di bawah permukaan air, telah menemukan kawasan segi-empat berukuran 12 x 45 kaki persegi, di mana terdapat sebuah struktur dari kayu dan tanah liat yang telah runtuh. “Beberapa artefak yang ditemukan di sana tersimpan rapi yang terdiri dari kayu berukir, beberapa cabang kayu dan peralatan dari batu yang telah runtuh dan diselimuti lumpur,” imbuh Ballard.
Dr. Ballard dan timnya mengawali penelitian di kawasan tersebut setelah dua kapal selam pakar geologi dari Universitas Colombia di New York menyatakan bahwa keadaan tersebut disebabkan oleh banjir besar ribuan tahun sebelumnya. Mereka meramalkan apabila zaman es berakhir 12.000 tahun yang lalu, maka gletser mulai mencair. Kawasan timur Mediterania yang terputus dari Laut Hitam telah menyebabkan Laut Hitam tidak tenggelam oleh air walaupun permukaan air laut yang lain telah naik. Hal ini menyebabkan pada sekitar 7.000 tahun yang lalu, genangan awal di Bosphorus telah pecah menyebabkan air di Laut Mediterania melimpah ke timur menjadi Laut Hitam yang memang terputus dari laut-laut yang lain. Kekuatan limpahan air tersebut diperkirakan 10.000 kali daripada air terjun Niagara.
Mereka menyatakan bukti ilmu pengetahuan, menunjukkan bahwa kulit kerang dari kawasan tersebut berusia lebih 7.000 tahun, manakala kulit kerang dari laut lain berusia sekitar 6.500 tahun. Ballard menerangkan, “Banyak kasus yang terjadi apabila air tawar dari sebuah telaga berubah menjadi air asin dan dampak banjir besar tersebut menyebabkan kawasan daratan yang sangat luas berubah menjadi dasar laut”.

(Sumber: James Chapman, Daily Mail, UK, 14 September 2000. Jamil Adimin Research and Graduate School University of Manchester).

35 Comments »

  1. kowe ki sak jane mendalami komputer opo ilmu bumu kang?

    Comment by Wahyu — June 26, 2007 @ 18:17 | Reply

  2. bumi ding kok bumu

    Comment by Wahyu — June 26, 2007 @ 18:18 | Reply

  3. Pokoke sing menarik dan misterius..weqeqeqeqeqeq :D

    Comment by cecepswp — June 26, 2007 @ 18:30 | Reply

  4. wah artikelnya bagus…jadi merasa lebih religius ? hahhahahah asyik! bikin atawa terjemahin lagi donk

    Comment by uwiuw — December 4, 2007 @ 12:09 | Reply

  5. Ntar nunggu datengnya wangsit :D

    Comment by cecepswp — January 14, 2008 @ 16:48 | Reply

  6. alam kan ada siklusnya(makrocosmos) ya…jadi kl gt peradaban manusia juga ada siklusnya dong..toh manusia juga terjadi siklus yg gak pernah putus kan(mmicrocosmos)??

    Comment by tobo — March 3, 2008 @ 06:36 | Reply

  7. bau tay

    Comment by susilo bambang yudhoyono — June 16, 2008 @ 16:33 | Reply

  8. waduk busuk

    Comment by RIKE — June 16, 2008 @ 16:34 | Reply

  9. Ya kita kan bukan peneliti,,, yah spa taw emang bener, bisa juga kan teori2 sbelumnya menanggalkan teori modern??? semua kan bisa terjadi bro?////

    Comment by ckck — June 17, 2008 @ 03:37 | Reply

  10. mantEb b0s.. jgN mpE KbnjirAN yAh,,

    Comment by rHeebA — August 3, 2008 @ 09:53 | Reply

  11. Ngga’ kebanjiran tapi cuma kelelep doang… :D

    Comment by cecepswp — August 3, 2008 @ 09:56 | Reply

  12. Nabi Nuh dapat ilmu arsitek pembuatan kapal dari mana ya? logikanya kan perlu team yang solid untuk pembuatan kapal sebesar itu.

    Comment by roy suryo — August 12, 2008 @ 12:34 | Reply

  13. Saya pikir jaman dahulu teknik dan seni pembuatan kapal udah sangat maju,

    Comment by cecepswp — August 12, 2008 @ 15:23 | Reply

  14. buat semua orang yang ga percaya sama kebesaran ALLAH
    lo aja bisa keluar dari lobang kemaluan nyokap lo,apa susahnya buat Allah memberi pengetahuan kepada nabi nuh utk bisa membuat perahu.
    lo jadi orang jangan katrok dong man….
    kita ga pernah tau peradaban jaman dulu seperti apa?sampai sekarang aja indonesia ga pernah bisa bikin mobil.klo peradaban di luar lebih maju sehingga jaman nabi nuh aja bisa bikin perahu knapa nggak???
    yang jelas nabi nuh ga sendiri mengerjakannya,makanya kalian yang ga punya otak sehingga tidak mempercayai kebesaran Allah jangan suka ngebacot sembarangan,ocehan kalian tuh jauh lebih busuk dari tai……
    buat orang2 nudiest yang suka menghina Allah dan Rosulnya:
    silahkan hubungi gw di nmr 02194982119………
    apa yang kalian ingin perdebatkan gw akan melayani kalian………

    Comment by morrizbj — September 5, 2008 @ 08:02 | Reply

  15. good article

    Comment by egganimation — September 8, 2008 @ 05:59 | Reply

  16. Menurut analisa saya,terlepas dari sumber-sumber yang telah ditulis bahwa manusia adalah makluk ciptaan tuhan..dan untuk kapan diciptakan,oleh dan dari apa hanya tuhan yang maha tahu.
    jadi jangan mempersoalkan hal tersebut.

    Comment by KHAIRUL AZZAM — September 12, 2008 @ 14:33 | Reply

  17. wallohua’lam

    Comment by badi — October 9, 2008 @ 07:36 | Reply

  18. sy sgt senang dgn rubrik pengetahuan alam ataupun umum yg berkaitan dg agama sp dl website ini.. thx infonya ya.. smg makin bagus infonya

    Comment by dee — October 10, 2008 @ 16:50 | Reply

  19. Terimakasih atas kunjungannya dan s’moga dari beberapa artikel di sini ada yang bisa di ambil manfaatnya :)

    Comment by cecepswp — October 10, 2008 @ 22:33 | Reply

  20. gue setuju ama morrizbj,bagi kalian yg menghina allah dan rosulnya mudah2an disambar petir .

    Comment by miftahuddin — December 25, 2008 @ 18:47 | Reply

  21. Subhanalllah…

    tpi btw kenapa musti orang di luar islam yang meneliti dan menmukan
    ??
    tanya kenapa gue sendiri aja Miang…. :( (

    Wallahu`alam…….

    Comment by Nuhajat — December 30, 2008 @ 16:04 | Reply

  22. memangnya ada bukti kebenarannya tantang perahu itu?????
    Yang membuktikan bahwa penemuan itu benar-benar kapl Nabi Nuh????

    Comment by Rachman — January 22, 2009 @ 07:26 | Reply

  23. Belum ada pernyataan resmi bahwa artefak yang berada di gunung Ararat itu merupakan kapal Nabi Nuh, hanya perhitungan umur dan lokasi yang berdasarkan tulisan pada Injil dan Al Qur’an serta hasil dari penelitian oleh beberapa ahli arkeologi.

    Comment by cecepswp — January 22, 2009 @ 16:19 | Reply

  24. emmm kok asik ya tau ilmu baru.
    kayak2 makan dunia.
    jangan lupakan bumi tetep pertahanin ourbumi biar cantik n’ banyak potensi.ok.
    :)

    Comment by yohanes — January 25, 2009 @ 02:58 | Reply

  25. mengenai perahu nabi nuh
    100 % saya percaya itu ada.

    tapi mengenai apa itu benar kapal nabi nuh saya ragu.
    saya lebih percaya kalau banjir waktu nabi nuh itu hanya menenggelamkan kaumnya saja bukan seluruh dunia.

    dimana logikannya jika seluruh hewan ditampung dalam 1 kapal?
    apa ga saling bertarung, siapa yang memberi makan binatang itu, dan dari mana makananya?
    ada jutaan binatang di dunia ini, kapal yang digunakaan tidak akan muat.

    diperkirakan kejadian bahtera nuh itu 12000 tahun yang lalu,
    dalm kurun waktu itu pergeseran bumi paling jauh masih bersekala puluhan kilometer belum puluhan atau ratusan mil.
    artinya bentuk permukaan bumi tidak jauh beda/ sama dengan yang ada sekarang. sudah ada benua afrika, asia, eropa, amerika, australia.
    terppisahnya amerika dan afrika terjadi jutaan tahun (bukan ribuan tahun) yang lalu, begitu juga antara australia dan papua.

    jadi semakin membuktikan bahwa bahtera nuh itu tidak menenggelamkan bumi, hanya kaum nabi nuh.
    kalau menenggelamkan bumi semuanya, coba jelaskan bagaimana anoa hanya ada di sulawesi? kanguru di australi, onta tidak diketemukan di benua australia, komodo hanya di pulau komodo?
    siapa orang yang kurang kerjaan mau membawa hewan itu ke tempat itu? coba jelaskan

    mengenai penemuan makhluk laut, semacam karang, di atas permukaan pegunungan itu terjadi ribuan tahun yang lalu dikarenakan pergeseran bumi,
    bukan banjir besar semata.

    Comment by wahyu — May 11, 2009 @ 06:28 | Reply

    • Sebagai catatan tambahan cerita mengenai banjir besar atau air bah yang memusnahkan peradaban manusia tidak hanya terdapat pada kitab suci Al Qur’an dan Injil. Tapi juga tesebar di seluruh kebudayaan kuno masa lalu dalam bentuk legenda yang intinya telah terjadi kemusnahan peradaban yang diakibatkan banjir besar yang menenggelamkan permukaan bumi, dan yang selamat serta bisa bertahan hidup hanya sebagian kecil karena menuruti perintah dewa untuk membuat sebuah perahu besar. Legenda itu ada di kebudayaan Sumeria, Babilonia, Yunani, Irlandia, Aztec, Inca, Maya, Hopi, Tiongkok, India, serta masih banyak lagi.

      Soal logika semua binatang bisa masuk ke dalam perahu secara detail tidak diceritakan, Hanya yang bisa diyakini oleh manusia sekarang adalah dahulu binatang yang dimasukkan kedalam perahu merupakan keseluruhan yang ada di tempat/area itu, bukan artinya diseluruh dunia.

      Tingkat kerusakan dan wilayah mana saja yang benar-benar tenggelam juga tidak dijelaskan secara detail pada cerita air bah, ada kemungkinan di beberapa tempat dataran tinggi tidak terkena banjir sehingga ada binatang yang masih bisa bertahan hidup dan berevolusi hingga sekarang

      Comment by cecepswp — May 11, 2009 @ 10:14 | Reply

      • betul bro, saya jd inget gimana ya proses rantai makanan saat mereka berada di dalam perahu?

        Comment by yogo — August 2, 2009 @ 09:03

  26. bisa diperjelas lagikan???? tolong diungkap lagi dong???

    Comment by ghina — May 23, 2009 @ 03:15 | Reply

  27. Artikelnya bagus, nambah ilmu ada penilitian2 yg lain engga?

    Comment by Mr. Hacker — June 1, 2009 @ 14:47 | Reply

  28. ingat saudara2 ALLAH MAHA KUASA jika ALLAH berkehendak tidak ada yang tidak mungkin akal kita tidak akan bisa menalarnya jadi kita tidak usah berasumsi macam2 karena kita hanya manusia yg tidak punya kemampuan apa2..Wallahua’lam

    Comment by irza borneo — June 3, 2009 @ 08:01 | Reply

  29. Bahwa hari ini sdh ada sanggahan ttg keabsahan kapal nabi Nuh di gunung ararat,baca buku(klo tdk salah) MAKHLUK YG HIDUP SBLM KITA.karangan muhammad isa dawud..bahwa itu adalah akal2an yahudi untuk menguatkan posisi tawar taurat sbgi sebuah kitab suci yg benar adanya dan sbgi sebuah firman dan wahyu Tuhan yg belum tersentuh tangan kotor manusia..tentang banjir besar adalah hal yang di kabarkan Allah swt dlm kitab2 Nya,wallahu a lam ttg prosesnya,tugas manusia beragama dan ditekankan oleh agama adalah IMAN(percaya)..could you?

    Comment by Fahmi — August 6, 2009 @ 17:10 | Reply

  30. good job Nabi Nuh

    Comment by azizah — August 8, 2009 @ 09:24 | Reply

  31. kerennnnnnnnnnnnnnn….. itulah kekuasaan allah swt……..

    Comment by tommy — September 5, 2009 @ 10:28 | Reply

  32. saya beruntung karna saya lahir di masa modern

    Comment by muafiq — September 15, 2009 @ 04:47 | Reply

  33. good story

    Comment by abujindan — October 13, 2009 @ 17:28 | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

Blog at WordPress.com.