Jaman Akhir dan Dunia Baru – M. Siregar

Posted: September 18, 2007 in Misteri

Translate this post

Dikutip dari Warta Parapsikologi No 5 Tahun 1

Pendahuluan

Tulisan bpk. RM Tjokrowaspodo dalam Warta Parapsikologi no 2 sangat menarik. Literatur Barat dewasa ini dibanjiri dengan buku-buku tentang “The New Age” atau “Zaman Baru”. Dalam literatur ini banyak kita jumpai gejala ESP (Extra Sensory Perception), supra normal, gaib, dsb yang kesemuanya tergolong dalam parapsikologi.

Dalam tulisan bpk Harijanto Moehardjo ada disinggung tentang buku karangan Lobsang Rampa. Penulis ini telah mengeluarkan sekitar 18 judul buku yang semuanya menyangkut bidang parapsikologi. Beliau adalah orang Tibet, meninggal tahun 1949 namun jiwanya kemudian memasuki badan orang Inggris yang rela mengosongkan badan jasmaninya alias meninggal. Seluruh peristiwa ini tergolong gejala supranormal yang sukar ditelan oleh otak dan diterima sebagai kenyataan. Namun demikianlah keadaannya di masa ini yang sesungguhnya memang masa yang penuh dengan gejala parapsikologis.

Tulisan Lobsang Rampa ditujukan untuk orang Barat. Itulah sebabnya ia memerlukan otak orang Inggris yang menguasai bahasa Inggris. Menurut pengakuannya, ia memang mempunyai tugas/misi untuk mempersiapkan dunia Barat memasuki Zaman Baru yang akan penuh dengan berbagai gejala spiritual yang bersyifat supranormal. Otak orang Barat yang terlampau biasa pada alam material, perlu diberikan penjelasan mengenai eksistensi alam non material atau alam supramaterial agar mereka tidak mengalami tegangan bathin di kala planet ini dibanjiri oleh gejala-gejala supranormal.

Topik ini sangat menarik dan perlu kita kaji dan pelajari. Bila literatur tentang Zaman Baru ini berdasarkan pada kebenaran, maka umat manusia dewasa ini telah berada di ambang suatu perkembangan yang sangat mendasar dan menyeluruh. Perkembangan ini patut diberi skala kosmik oleh karena sumber terjadinya perkembangan berada di luar Bumi. Bila kita periksa ajaran-ajaran Kitab suci akan kita jumpai bahwa di dalam ajaran ini juga disebut dengan datangnya suatu Zaman Baru/New Age yang dalam Injil di sebut Dunia Baru dan dalam Quran disebut Ciptaan Baru.

Untuk dapat memahami ayat-ayat dalam kitab suci yang menyangkut Dunia Baru, manusia baru, dsbnya kita perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang kita maksud dengan supranormal, gaib, dsb. Untuk ini penulis banyak menggunakan bahan yang diperoleh dari mahluk-mahluk luar Bumi.

Supranormal

Kata gaib banyak kita jumpai dalam Quran dan berarti tersembunyi. Tersembunyi dari kita bukan karena berada di balik tembok namun karena luput dari pengamatan panca indera kita. Luput dari pengamatan manusia oleh karena syifat atau ujudnya yang non fisikal. Kepada Nabi Muhammad diwahyukan apa-apa yang gaib (Q 11:49) oleh karena tanpa pemberitahuan wahyu ini kita tidak akan mengetahuinya.

Tuhan berada di alam gaib bagi kita, demikian pula para malaikat. Namun Tuhan mengambil keputusan dan bekerja di alam nyata dan keputusan ini perlu disampaikan pada kita. Itulah sebabnya turun wahyu. Ucapan ini mungkin akan ditentang oleh ilmuwan karena mereka bertitik tolak dari anggapan bahwa semua kejadian di alam semesta ini mempunyai sumber alamiah pula. Segala sesuatu harus dapat diterangkan berdasarkan hukum-hukum fisika. Oleh karena itu untuk dapat menerangkan gejala supranormal kita jangan mengharap bantuan dari sudut ini. Yang dapat kita ambil adalah cara-cara kerja para ilmuwan yang mengumpulkan data dan informasi, menelitinya, menganalisanya dan mengkollasinya. Cara ini dapat kita gunakan tapi bukan pendapat mereka.

Dunia dan alam yang kita kenal pada dasarnya berpangkal pada struktur atomik dari apa yang kita sebut materi. Atom kiranya sudah cukup kita kenal dan fahami, terbukti dari kemampuan manusia merombak atom dan menggunakan energi yang terlepas. Secara sepintas lalu perlu dicatat disini bahwa usaha perombakan atom ini amat ditentang oleh para mahluk luar Bumi. Mereka mengatakan bahwa apa-apa yang telah disusun oleh Tuhan dengan cermat, bila dirombak manusia maka akan terjadi kekacauan (chaos) yang belum sepenuhnya difahami oleh kita. Akan terjadi perobahan genetik pada sel-sel yang tumbuh yang akan melahirkan monster yang mengerikan.

Untuk kembali pada struktur atom, menurut keterangan para mahluk luar Bumi pula, vibrasi elektronik dari atom dapat ditingkatkan sedemikian rupa hingga gejala-gejala fisikal yang kita kenal meningkat menjadi gejala-gejala supra fisikal. Dalam keadaan biasa, atom menimbulkan gejala optis yang kita sebut visibility / ketampakan. Pada percepatan elektronik yg cukup tinggi, gejala optik ini hilang dari atom-atom atau kumpulan atom hilang dari pandangan mata. Bukan berarti gumpalan materi yang kita hadapi itu sirna ? meniada. Atom itu masih tetap mempunyai massa walau berkurang atau menjadi anti massa. Gumpalan atom itu masih ada hanya tak terlihat.

Keadaan ini dapat disamakan dengan gelas. Dalam keadaan tegangan tertentu, matriks penyusunan elektron berubah sehingga sinar dapat berjalan terus. Bahan logam dapat dibuat tembus sinar dengan menggunakan energi gelombang yang mirip dengan sinar gamma. Dalam UFO terdapat alat untuk memancarkan sinar gamma ini. Bila ditujukan pada orang, sinar ini membuatnya menjadi lumpuh, namun dengan merobah frekuensinya, sinar itu dapat meningkatkan kecerdasan orang. Penggunaan sinar ini sangat luas karena baik kekuatan dan frekuensinya dapat dirobah dalam ukuran yang sangat luas pula.

Segala sesuatu di UFO berada dalam vibrasi yang tinggi. Dinding UFO dan peralatan di dalamnya memancarkan sinar seperti sinar dari lampu neon. Sinar ini adalah akibat eksitasi elektron dan tidak menimbulkan panas. Di dalam UFO tidak terdapat lampu namun keadaan di dalamnya terang, tanpa ada bayangan. Orang yang memasuki UFO harus dapat menyesuaikan diri dengan vibrasi yang lebih tinggi ini, yaitu atom-atom dalam tubuhnya harus mengikuti vibrasi yang ada. Bila demikian halnya ia akan merasakan rasa nyaman yang kita samakan dengan bahagia/bliss, perasaan gembira yang diliputi rasa damai dan semangat tinggi (high spirits). Tapi bila tidak dapat mengikutinya, kita akan diliputi rasa takut dan berada dalam keadaan setengah sadar.

Keadaan takut dan setengah sadar ini sering dialami oleh orang yang dibawa oleh jin. Jin adalah mahluk yang mempunyai vibrasi lebih tinggi daripada manusia. Selain itu mereka tidak banyak berbeda dengan kita, khususnya dalam pemahaman mengenai Tuhan dan Alam Semesta. Tapi ini akan membawa kita terlampau jauh dari topik yang sedang kita bicarakan, yaitu mengenai peningkatan vibrasi atom. Saya menyinggung UFO karena UFO-lah yang paling dekat untuk menerangkan bagaimana kehidupan berlangsung dalam getaran/vibrasi yang jauh lebih tinggi.

UFO dikendalikan oleh mahluk-mahluk luar Bumi yang sengaja datang ke planet ini dalam suatu misi yang bersyifat spiritual. Mereka dapat dibagi ke dalam 3 golongan yaitu :

– yang berujud semi-material, artinya atom-atom dalam diri mereka tidak berbeda jauh dengan atom-atom dalam badan jasmani kita. Tapi atom-atom dalam diri mereka berada dalam vibrasi yang lebih tinggi, sehingga mereka berada dalam dimensi keempat. Mereka berasal dari planet dimana tingkat kehidupan di permukaan planet tsb telah mencapai taraf kemajuan spiritual yang tinggi.

– yang berujud semi-material juga namun bukan berasal dari planet. Mereka berasal dari suatu tempat buatan artifisial yang dipahami sebagai
suatu bagian dari pemerintahan celestial.

– Yang berujud spiritual dan tidak memiliki badan jasmani lagi, baik yang bersyifat material atau semi-material. Mereka hidup, mempunyai kesadaran, dapat merancang, berpikir, mengambil keputusan, dsb. Untuk mencapai efek material, mereka memerlukan bantuan mahluk-mahluk semi material atau material.

Bergaul dengan mahluk UFO membawa kita pada suatu taraf kehidupan yang berbeda secara radikal dengan kehidupan dunia yang kita kenal dan ketahui. Pernah kepada mereka ini (UFO) diajukan pertanyaan apakah mereka beragama Kristen ?

Apa jawab mereka? Kira-kira begini :

“Anda yang menyebut diri sebagai orang Kristen esungguhnya baru menempelkan suatu atribut keagamaan pada diri anda. Anda belum menghayati apalagi menjalankan dan mengerti hakekat ajaran yang terkandung di dalam atribut tsb yaitu tolong menolong, kasih sayang, hidup dalam kedamaian, dsb. Kami tidak menyebut diri kami orang Kristen, tapi kami datang dari jauh dengan penuh kasih sayang untuk untuk menyelamatkan anda dan planet anda dari kehancuran yang mengancamnya.”

Mahluk UFO banyak memperlihatkan kemampuan supra-normal. Mereka dapat berkomunikasi secara telepatis dengan manusia. Untuk itu mereka dapat memancarkan energi gelombang yang ditujukan dengan tepat kepada sel-sel otak manusia yang sedang dihubungi. Energi gelombang ini merangsang sel otak sehingga terjadi suatu impresi bathin. Impresi ini ada kalanya berbentuk penglihatan, pendengaran dan ada kalanya berbentuk pengertian/pemahaman akan suatu hal yang belum kita mengerti.

Wahyu yang diterima oleh Nabi Muhammad saw bekerja atas prinsip di atas. Dalam hal ini malaikat Jibril-lah yang melakukan komunikasi antar dimensi dengan Beliau sehingga Nabi mendengar dengan jelas suara di kepalanya. Kini istilah wahyu sebaiknya tidak kita gunakan karena di kalangan agamawan mungkin terdapat pendapat bahwa wahyu hanya diperuntukkan bagi nabi-nabi/orang suci saja. Namun gejala-gejala supra-normal yaitu turunnya wahyu seperti di jaman Nabi Muhammad, saat ini datang lagi. Pesan-pesan antar dimensi ini dichannelkan kepada
beberapa orang manusia bukan untuk membawa ajaran moral melainkan sebagai penyelesaian dari apa yang sudah dikatakan akan datang, baik dalam Taurat, Injil, dan Quran yaitu akan datangnya perkembangan spiritual pada manusia. Disebut Al Kiamah. Kebangkitan dalam Quran (Q 75:1).

Ada kelemahan dalam komunikasi antar dimensi ini yaitu hasil komunikasi akan sangat bergantung pada perbendaharaan kata dalam bathin orang yang menerima pesan supra-normal tersebut. Bila Jibril hendak menjelaskan kepada Nabi bahwa di hari akhir nanti umat manusia akan dikejutkan dengan ledakan nuklir, tentu saja dalam otak Nabi tidak ada kata-kata yagn dapat menjelaskan apa itu nuklir. Jibril lalu mengirimkan impresi yang dapat ditangkap oleh Nabi tentang apa yang terjadi jika Nuklir meledak. Ini tidak sulit bagi Jibril karena sebuah planet dalam tata surya kita ini dahulu ada yang pernah meledak karena para penghuninya “bermain-main” dengan nuklir.

Gambaran ini lalu dipancarkan oleh Jibril dan diterima Nabi sehingga Nabi melihatnya secara gaib, secara supra-normal. Nabi melihat pohon yang dalam Quran disebut pohon zaqquum (Q 17:60). Tapi pohon ini berwarna kuning bagai tembaga yang lebur (Q 44:43 dan 45). Sebelum dunia mengenal ledakan bom atom, ayat ini pasti tidak banyak difahami. Demikianlah masih banyak ayat-ayat lain yang luput dari penafsiran yang tepat, karena untuk dapat menafsirkannya dengan tepat, diperlukan pengetahuan multi dimensi yang luas secara teologis, fisika, sejarah, psikologi, dll. Ini sukar kita harapkan dapat dimiliki oleh para alim ulama kita sedangkan banyak orang bergantung pada mereka untuk penafsiran
ayat-ayat kitab suci.

Komunikasi Supra-normal

Menurut keterangan yang dapat kita jumpai pada buku “Briefing for The Landing on Planet Earth” (Stuart Holroyd – Corgi Books), Bumi kita secara periodik dikunjungi oleh mahluk-mahluk luar Bumi> mula-mula tiap 6000 tahun sekali mereka datang berkunjung. Mereka-lah yang memberikan impetus pada berkembangnya peradaban tinggi di jama Babilonia, Mesir, dan India. Kira-kira 35000 tahun yang lalu mereka mendarat di suatu tempat yang kini dikenal sebagai Tanah Rendah Tarim, di sekitar Sinkiang sekarang. Mereka datang dengan tugas khusus untuk mengembangkan bahasa. Ada kemungkinan bahwa sebagai hasil bimbingan mereka inilah lahir bahasa Sanskrit (Sansekerta) yang dilihat secara tata bahasa sangat sempurna sehingga menjadi induk dari banyak bahasa di dunia. Banyak kata berasal dari bahasa Sanskrit. Kata father berasal dari bahasa
sanskrit patr, mother berasal dari kata matr.

Nama-nama dewa dalam mitologi Yunani berasal dari nama-nama Hindu. Misalnya Dyaus Patr adalah nama dewa yang kemudian menjadi Zeus Pater (Dewa langit – pemimpin para dewa Yunani) dan kemudian diadopsi oleh mitologi Romawi menjadi Yupiter. Penulis (M. Siregar) cenderung beranggapan bahwa dari periode inilah lahir agama Hindu sebagai hasil ajaran moral yang dibawa oleh mahluk-mahluk luar Bumi. Di waktu itu mungkin mahluk luar Bumi bergaul erat dengan manusia. Pergaulan ini lalu dalam mitologi Yunani melahirkan cerita tentang dewa-dewi yang banyak jumlahnya lalu segalanya kemudian menjadi kabur/tidak jelas.

Mahluk luar Bumi datang lagi pada jaman Nabi Ibrahim sehingga melahirkan ajaran agama yang berdasar pada penyerahan diri pada bimbingan Tuhan. Ajaran ini juga yang diusung oleh Nabi Musa, namun sayang kelak ajaran ini membatu dalam syariat agama yang sangat kaku dalam ajaran agama Yahudi. Jesus Christ (nama kosmiknya adalah Sananda Imannuel) juga berusaha menyempurnakan ajaran moral yang telah dirintis pada jaman Ibrahim. Tapi ajaran yang dibawa Jesus ini terlalu tinggi untuk jaman tersebut dengan mengatakan bahwa seorang manusia harus mencintai musuh-musuhnya, bahkan memberikan pipi kiri jika pipi kanannya ditampar. Hakekat ajaran Jesus adalah melampaui permusuhan apapun bentuknya. Kondisi inilah yang akan dicapai seorang manusia jika ia telah mencapai taraf spiritual yang tinggi. Oleh karena itu di jaman Muhammad ajaran moral ini disesuaikan dengan tingkat perkembangan manusia. Beliau menerapkan disiplin rohaniah melalui ibadah. Disiplin ini hanyalah langkah awal untuk menuju taraf pencapaian spritualitas yang lebih tinggi.

Pola hidup berdasarkan penyerahan pada kekuasaan dan bimbingan Tuhan diberi nama dalam bahasa Arab yaitu “aslama”. Pokok kata adalah “slm”, yang dapat juga dibaca “salam” (damai). Kata “Islam” dan “muslim” berasal dari kata “aslama”. Dalam Quran, disebut bahwa jalan semua nabi ialah Islam, yaitu orang-orang yang berserah diri kepada Tuhan, mereka yang berkiblat kepada Tuhan. Jangan diartikan secara harfiah, yaitu Islam sebagai sebuah lembaga agama. Oleh karena itu akan ditentang oleh para pengikut agama lainnya. Secara syariat semua agama memang berbeda, tapi barang siapa yang dapat melampaui syariat dan menemukan hakekat agamanya maka ia akan melihat bahwa semua agama adalah sama!

Dewasa ini mahluk luar Bumi datang kembali dalam jumlah yang jauh lebih besar dari yang sudah-sudah karena Bumi kita menghadapi keadaan gawat dalam siklus perjalanannya di galaxy. Dibawah ini saya kutip beberapa ucapan mereka yang diperoleh secara telepatis :

– Dari surya agung telah keluar perintah bahwa Bumi tidak lagi akan disebut “The Dark Planet” (Planet Hitam). Bumi akan mengalami pembersihan
sebagai persiapan untuk diterima menjadi anggota dalam Dewan Galaxy. Mahluk-mahluk Agung/Celestial Beings yang mengeluarkan perintah ini menyertainya dengan memancarkan energi yang dahsyat ke Bumi.

– Energi spiritual ini akan menggugah hati manusia dan bangsa-bangsa. Apa dan siapa yang tidak dapat mengikuti keagungan sinar kemuliaan ini akan runtuh. Inilah aspek Shiva yang menghancurkan. Pola lama akan runtuh, dan ini akan terjadi di segala aspek kehidupan manusia. Lembaga politik, sosial-budaya, ekonomi, hubungan internasional, agama, bahkan hubungan keluarga akan mengalami goncangan.

– Energi Shiva akan disusul oleh energi spiritual yang membangkitkan kesadaran baru dalam diri manusia. Manusia baru akan lahir, dunia lama akan lenyap dan digantikan oleh Dunia Baru untuk mengisi New Age, Jaman Baru, Sathya Yuga.

– Planet Bumi akan melalui suatu masa transisi yang sangat berat. Vibrasi atom-atom akan meningkat sedemikian rupa sehingga atom-atom ini akan mencapai dimensi baru. Yang tidak dapat mengikuti vibrasi ini akan mengalami keruntuhan. Namun sebelum runtuh, dunia akan mengalami tegangan struktural yang dalam diri manusia tegangan struktural ini merupakan tegangan bathin, dan dalam kehidupan masyarakat merupakan tegangan sosial. Sebelum runtuh, kejahatan dan penderitaan akan meningkat pesat.

– Namun anda tidak sendirian di alam semesta yang maha luas ini. Kehidupan bukanlah hanya untuk spesies manusia saja. Banyak sekali jenis mahluk yang lain, berbagai jenis kehidupan dan planet yang berbeda-beda. Planet anda (Bumi) hanyalah suatu contoh. Kami datang bukan untuk mencampuri urusan dunia anda. Kami datang untuk membantu dan melaksanakan perintah dari Mahluk-mahluk Celestial. Hukum Kosmis tidak memperkenankan kami dan siapapun di atas kami untuk mencampuri kehidupan mahluk-mahluk lain. Karma pribadi dan karma kolektif tidak dapat dicampuri oleh siapa pun juga, tapi di luar batasan karma kami diperintahkan untuk menyelamatkan anda dan planet ini dari kehancuran.

– Sebagaimana ada struktur organisasi dalam usaha industri dan pemerintahan anda, demikian pula ada struktur organisasi dalam kehidupan planet dan galaxy, serta kehidupan-kehidupan lain di atasnya yang jauh melebihi kemampuan daya tangkap pikiran anda. Setelah melewati masa transisi pembersihan ini maka planet anda telah siap untuk bergabung menjadi anggota Dewan Galaxy. Kami datang juga dalam rangka persiapan ini.

– Kami datang dengan penuh kasih karena kami paham betapa berat dan sulitnya beban yang saat ini ditanggung oleh manusia dan kemanusiaan.. Planet ini sedang melintasi masa-masa yang amat gawat. Kami datang dalam sebuah armada angkasa. Untuk sementara kami belum akan mendarat dan hanya melakukan hubungan komunikasi secara telepatis kepada orang-orang tertentu saja. Kami amat berharap dapat mendarat dan bertemu dengan kalian, namun ini sangat bergantung pada sikap anda semua.

– Kami datang dalam suatu misi yang amat mendesak. Waktu tidak banyak lagi. Anda sedang diancam oleh bahaya yang anda sendiri tidak menyadarinya. Inilah kesulitan terbesar yang sedang kami hadapi, yaitu menyelamatkan orang-orang yg tidak pernah tahu bahaya yang sedang mereka hadapi.

– Dewan Galaxy telah memerintahkan kami untuk meninggalkan Orion dan menuju Bumi dengan membawa awak pesawat terpilih. Diantara mereka terdapat beberapa yang ahli dalam “Planetary Engineering” oleh karena tugas utama kami adalah untuk menyelamatkan dunia anda. Dalam pesawat kami terdapat alat-alat untuk menyelesaikan tugas ini, namun kemampuan kami akan sia-sia saja jika anda terus menerus bermain dengan nuklir dan meledakkan planet anda sendiri.

– Dalam siklus evolusinya, sumbu perputaran Bumi anda akan bergeser. Kami bekerja keras agar pergeseran ini terjadi secara bertahap dan perlahan. Namun jika terjadi ledakan nuklir, pergeseran ini bisa terjadi secara tiba-tiba. Dalam keadaan demikian lempeng-lempeng tektonik akan bergerak secara drastis. Berbagai benua akan timbul tenggelam dan membawa manusia ke dalam samudera. Gunung-gunung akan meletus dan beterbangan sebagai debu, sebagaimana yang telah diungkapkan dalam kitab suci anda.

– Dalam pesawat kami ada scanner dan komputer yang dapat meneliti berapa besarnya gaya yang bekerja pada lempeng tektonis. Kami mengarahkan sinar magnetis agar batas lempengan yang mengalami tegangan yang terlampau besar, menurun temperaturnya dan kembali stabil. Kadang-kadang anda melihat pesawat kami waktu bertugas dan memasuki dimensi 3. Inilah yang anda sebut UFO. Kami memang mengadakan patroli terus-menerus selama 24 jam dan tidak pernah lengah.

Demikianlah penulis mengutip beberapa keterangan komunikasi supra-normal yang saya kira cukup penting untuk dikaji dalam rangka memahami makna dari kata akhir jaman dan Jaman baru yang kita hadapi ini.

Akhir Jaman

Menurut penulis, keterangan yang diperoleh dari mahluk luar Bumi cocok dengan keterangan dalam Quran dan Injil. Atas dasar kecocokan tersebut penulis mengambil kesimpulan bahwa ucapan mahluk luar Bumi itu benar adanya dan dengan sendirinya kita dapat menyimpulkan bahwa mahluk luar Bumi benar-benar ada.

Keterangan dalam kitab suci yang khusus menyangkut adanya akhir jaman dapat kita temui dalam sejumlah ayat yang cukup besar jumlahnya. Dibawah ini penulis mengutip beberapa keterangan pokok :

– Keadaan Bumi dan kehidupan dunia dewasa ini hanya akan berlangsung sampai pada suatu jangka waktu tertentu saja. Quran menyatakan : Hari akhir itu adalah suatu jangka waktu yang telah ditentukan (Q 11:104). Jadi baik adanya jangka waktu sudah ditentukan, demikian pula lamanya jangka waktu ini sudah tetap. Injil menyebut adanya kesudahan alam. Yang lebih tepat meungkin adalah kesudahan suatu pola kehidupan, kesudahan suatu peradaban (Matius 24:3)

– Jesus Christ mengatakan bahwa pada akhir jangka waktu akan dilakukan panen jiwa-jiwa yang selamat (Matius 13:39). Quran mengatakan bahwa akan diadakan perhitungan (Q 21:1) atau akan dilakukan pengadilan (Q 51:12). Di hari itu akan terjadi pemisahan (Q 37:21).

– Pada hari akhir jangka waktu yang telah ditetapkan itu akan terjadi goncangan. Dalam Quran kita dapatkan ayat yang bunyinya : Sudahkah sampai kepada anda berita tentang kejadian yang menggemparkan ? Beberapa muka di hari itu menunduk, bersusah payah, kelelahan, terbakar oleh api yang menyala (Q 88:1 sd 4)

– Orang yang berkiblat pada tuhan akan selamat, karena mereka diselamatkan. Quran mengatakan : … menjadi kewajiban bagi kami untuk menyelamatkan orang-orang yang beriman (Q 10:103)

Secara umum keterangan mahluk luar Bumi senada dengan ajaran agama, malah saling melengkapi. Suatu keterangan dapat kita tambahkan dalam hal ini :

Tata surya anda telah memasuki sektor baru dalam galaxy. Ini akan berpengaruh pada dimensi kehidupan. Vibrasinya akan meningkat menurut siklus perkembangan yang harus dilaluinya. Planet anda akan mengalami goncangan disebabkan bergesernya sumbu perputaran planet anda. Namun ahli-ahli kami menguasai masalah seperti ini. Mereka akan menuntun Bumi melewati titik yang gawat sehingga goncangan menjadi sekecil mungkin. Letusan gunung berapi dan gempa akan meningkat.

Adanya keterangan-keterangan di atas bila benar, telah menempatkan umat manusia dalam suatu posisi yang istimewa. Penulis tidak ragu akan kebenarannya karena ditunjang oleh kenyataan yang dapat kita saksikan setiap hari. Penulis menemukan suatu petunjuk bilamana kiranya jaum il akhir itu mulai. Petunjuk ini dapat kita jumpai dalam ayat dimana Tuhan berfirman pada bani Israil setelah mereka diselamatkan Musa dari penjajahan Mesir (Q 17:104) : … Diamlah kamu di negeri ini (Palestina) dan bila datang janji hari akhir itu, kami akan mengumpulkan kamu dari berbagai penjuru.

Pembentukan negara Israil Modern pada 1947 merupakan petunjuk jelas tentang awal Yaum Il Akhir. Tidak dapat disangkal bahwa pertengahan kedua pada aban 20 dipenuhi oleh berbagai peristiwa luar biasa, misalnya istilah piring terbang dikemukakan tepat pada tahun 1947. Gejala UFO ini menjadi penyebab lahirnya kesadaran kosmis (Cosmic consciousness) dalam diri manusia. Dalam kesadaran inilah mula-mula berfikir bahwa mungkin ada kehidupan cerdas di luar Bumi. Ini akan membawa implikasi yang amat luas dan akan merobah sikap manusia terhadap segala hal yang bersyifat kosmis.

Bila untuk awal Yaum Il Akhir kita temukan petunjuk, demikian juga ada petunjuk untuk lamanya yaum il akhir. Petunjuk ini penulis temukan dalam gejala pertambahan penduduk. Pertambahan digambarkan sebagai garis hiperbola yang mempunyai asimptot. Secara teoretis, pertambahan penduduk tidak akan dapat melewati suatu nilai batas. Untuk menemukan nilai batas ini kita dapat menuliskan persamaan garis sebagai berikut :

Y = A / ( B – X ) dimana Y = jumlah penduduk pada tahun X; A dan B = dua bilangan konstan yang dapat kita hitung dari dua harga Y pada dua harga X.

Untuk data kependudukan dunia yang penulis pakai, diperoleh nilai B = 2025. Ini berarti antara tahun 1947 dan 2025 akan terjadi sesuatu yang menyebabkan pertambahan penduduk terhenti.

Baik Quran maupun Injil mengatakan akan terjadi goncangan. Tapi tidak jelas syifat dari goncangan tersebut. Namun dalam Quran kita dapati suatu petunjuk ke arah ini. Suatu ayat mengatakan bahwa siang akan tetap siang dan malam akan tetap malam (Q 28:71 dan 72). Ini hanya mungkin terjadi bila kutub utara menuju kearah matahari sehingga belahan bumi sebelah utara akan tetap siang, sebaliknya belahan selatan akan tetap malam. Akibatnya belahan utara akan terlalu panas dan belahan selatan akan terlalu dingin. Ini ditunjang oleh ayat Q 78:25 yang menyebut adanya air mendidih dan kedinginan yang mencekam. Dalam keadaan serupa ini, berat bagi umat manusia untuk bertahan. Keadaan inilah yang disebut neraka dalam kitab-kitab suci.

Mahluk luar Bumi memberikan keterangan yang lebih terperinci dan lebih jelas tentang apa yang akan terjadi. Memang benar bahwa kutub akan bergeser. Akibatnya keseimbangan Bumi akan terganggu. Permukaan Bumi adalah ibarat kulit telor yang pecah. Bila sumbu akan bergeser, maka pecahan-pecahan kulit ini yang disebut lempengan tektonis akan turut bergerak. Dalam skala Bumi pergeseran satu kilometer tidak berarti apa-apa, tapi untuk kehidupan manusia turunnya lempengan sejauh satu kilometer ini berarti lenyapnya sebuah benua ditelan samudera.

Inilah gambaran kejadian tentang apa yang akan dialami oleh Bumi yang telah diketahui secara luas oleh mahluk-mahluk celestial. Banyak sumber-sumber yang ingin menyampaikan situasi gawat ini agar manusia berhati-hati dan waspada, khususnya mengenai penggunaan tenaga atom. Mahluk-mahluk “discarnate” (non fisikal) berusaha menemukan manusia Bumi yg sensitif panca inderanya dan memberikan impresi kepada mereka secara telepatis. Inilah sumber pengalaman supra-normal yang disebut oleh Lobsang Rampa dalam bukunya “Chapters of Life”. Dalam suatu pengalaman clairvoyance (penglihatan supra-normal/gaib) ia melihat California tenggelam dalam samudera. Tapi Lobsang Rampa menambahkan apa yang ia lihat jangan dianggap sebagai suatu ramalan yang pasti terjadi melainkan suatu hologram yang sifatnya mungkin terjadi. Suatu probability.

Edgar Cayce dalam keadaan “trance” dimana badan jasmaninya digunakan oleh “entity” lain mengatakan bahwa sungai Missisipi akan mengalir ke sebelah timur, bukan lagi ke sebelah selatan. California dan New York akan mengalami goncangan yang sangat dahsyat. Banyak daerah pantai di muka Bumi ini yang akan tenggelam ke laut. Pengalaman ini dipaparkan secara luas dalam buku “Edgar Cacye’s Prophecy” karangan Mary Ellen Carter.

Jeanne Dixon dalam bukunya “My Life and Prophecies mengalami banyak sekali kejadian supra-normal yang bersifat visi ke depan. Seperti Lobsang Rampa, Jeanne juga mengatakan bahwa visi yang ia lihat ini adalah hologram yang mempunyai kemungkinan terjadi atau tidak terjadi. Mahluk-mahluk luar Bumi sendiri mengatakan bahwa yang dapat diramal adalah kejadian yang bersyifat alamiah. Bila sudah menyangkut nasib manusia, semua ramalan akan menjadi hologram dan mengandung probability untuk terjadi/tidak terjadi. Hologram terjadi karena bekerjanya hukum alam semesta “Free Will” (kehendak bebas) yang tidak dapat diramal.

Untuk penyelamatan Bumi, para Celestial Beings mengerahkan tenaga dan keahlian dari mahluk-mahluk luar Bumi yang sudah advance ilmu pengetahuannya. Namun usaha ini dapat menemui kegagalan bila umat manusia dengan kehendak bebas yang mereka miliki memilih untuk terus menerus menghancurkan planet ini dengan perang, polusi dan pengrusakan lingkungan hidup mereka.

Manusia Lama dan Dunia Lama

Untuk dapat memahami manusia baru yang akan menghuni Bumi, terlebih dahulu kita harus memahami syifat dan ujud manusia lama. Dalam ajaran agama dikatakan bahwa jalan kepada Kerajaan Tuhan adalah melalui pengenalan diri. Namun baik dalam Injil dan Quran tidak diberikan banyak penjelasan mengenai diri manusia. Bahan untuk itu penulis temukan dalam literatur Asia Timur dan keterangan dari mahluk luar Bumi.

Secara anatomis, manusia adalah mahluk biologis yang mempunyai badan jasmani. Secara struktural, badan jasmani ini terdiri dari sel-sel yang terbangun dari atom. Mahluk luar Bumi mengatakan bahwa dalam sel terdapat proses bio kimia dan proses ionik. Sel adalah sejenis elektrolit dimana terdapat ion-ion di dalamnya. Sel diliputi oleh suatu medan bio magnetik yang menyebabkan ion-ion bergerak dan melakukan proses bio kimia tersebut.

Proses-proses biologis ini menimbulkan impresi sensoris dalam diri manusia yang menjelma menjadi nafsu dan naluri. Inilah sumber daya pendorong yang menjadikan manusia bergerak, bekerja dan berusaha. Dalam melakukan kegiatan ini manusia juga terdorong oleh daya emosi dan daya akal fikiran. Kedua daya ini yang dalam literatur Asia Timur dikatakan berpusat pada badan “halus” atau badan energi atau badan eterik. Badan eterik (lingga sharira) adalah medan bio magnetik yg dihasilkan oleh proses-proses bio kimia dalam badan jasmani.

Badan eterik berhubungan dengan badan jasmani melalui sentra-sentra energi eterik atau prana. Sentra-sentra ini dikenal luas sebagai chakra. Penulis percaya pada mazhab 7 cakra besar/major chakra dalam tubuh eterik manusia. Cakra mahkota terletak di ubun-ubun kepala mengatur bagian otak dan pineal gland. Cakra dahi terletak di bagian wajah dan mengatur pituitary gland. Cakra ini juga populer disebut sebagai mata ketiga, pusat dari penglihatan supra-normal. Di leher juga ada cakra besar yg mengatur tiroid gland. Bila cakra ini belum aktif sepenuhnya maka cakra leher ini justru menjadi semacam belenggu bagi naiknya kesadaran manusia menuju kesadaran ilahi.

Cakra besar berikutnya terletak di tengah-tengah dada, di ulu hati (solar plexus), di limpa kecil dan di ujung tulang ekor.

Sentra-sentra energi/prana ini dapat diaktifkan melalui disiplin yang disebut yoga menurut ajaran Hindu atau tarekat menurut ajaran Islam. Aktifnya suatucakra menimbulkan pengalaman supra normal tapi tidak ada kaitannya dengan kemajuan spiritual manusia. Untuk itu semua chakra harus aktif dan energi chakra disalurkan melalui sistem urat syaraf otonom. Pada manusia lama, sistem urat syarat otonom mereka tidak bersambung, makanya mereka belum punya kesadaran spiritual. Pikiran mereka amat sempit dan tidak dapat menerima kebenaran yang
diusung oleh kelompok lain dengan gaya yang berbeda.

Semua pengalaman hidup manusia menembus sampai badan halus emosional dan mental (perasaan dan fikiran). Menurut keterangan dari mahluk luar Bumi, rangsangan pada badan eterik ini menimbulkan zat baru yang lebih tinggi baik terhadap zat-nya emosi dan zat-nya akal fikiran. Zat baru ini disebut “morontial” dan zat ini adalah komponen yang membangun ruh manusia. Menurut literatur Yoga, tubuh jasmani – emosi dan fikiran akan sirna tapi ruh bersyifat kekal. Inilah wahana yang kita tumpangi kelak dalam perjalanan menuju kehidupan akhirat. Menurut
keterangan mahluk luar Bumi, Jesus Christ bangkit dari Goa Kuburnya dalam ujud morontial untuk memberikan bukti bagi umat manusia bahwa kehidupan setelah kematian itu benar-benar ada.

Kesadaran manusia lahir sebagai hasil rangsangan terhadap zat-nya badan emosi dan badan mental (fikiran). Rangsangan ini datang dari dunia fisikal melaluiimpresi sensoris, sehingga isi kesadaran kita pada umumnya bersifat fisikal/keduniawian juga. Inilah dasar kita membangun kehidupan individu, keluarga, masyarakat, bangsa dan akhirnya peradaban dunia. Dengan sendirinya peradaban dunia juga bercorak fisikal / keduniaan ini atau materialistik. Inilah peradaban dunia di jaman Kaliyuga dan peradaban inilah yang akan dihancurkan oleh energi Shiva yang sudah mulai beraksi.

Kepribadian adalah sumber dari akhlak dan watak yang membuat setiap individu manusia itu unik, tunggal tak ada duanya. Ini disebabkan oleh adanya kehendak bebas (free will) sebagai anugerah penciptaan dari Sang Sumber. Mahluk luar Bumi mengatakan bahwa free will ini adalah anugerah tertinggi di alam semesta yang tidak boleh dilanggar tanpa menimbulkan karma. Penindasan free will sebagaimana yang masih sering merajalela di Bumi akan berhenti jika dunia baru sudah datang. Manusia harus diberi keleluasaan untuk mengembangkan diri sesuai dengan
kodrat-kodrat yang bersarang di dalam dirinya dan berdasar berfungsinya free will. Bila manusia memilih kejahatan secara bebas maka ia akan menuai karma negatif yang harus ia bayar sendiri. Bila ia memilih kebaikan secara bebas maka nantinya ia memperoleh karma positif. Karma ini akan tergores dalam ruh dan tidak ada yang dapat menghapusnya atau menambahkan karma ini ke dalam ruh seseorang kecuali Sang Sumber.

Ruh / atma adalah kodrat spiritual yang kita rasakan sebagai sesuatu yang menerangi pandangan kita, yang meringankan penderitaan dan meluaskan pemandangan hati. Itulah sebabnya ruh juga disebut nur (nur ilahi). Kodrat ini pula yang kita dengar sebagai suara yang amat halus di kala kita sudah putus asa mencari perlindungan, di kala kita dirundung prihatin yang mencekam. Suara ini acap kali disebut suara hati nurani yang berusaha menghibur kita dengan mencari perlindungan kepada Tuhan. Memang tugas nur ilahi ialah untuk menghantarkan kita ke jalan Sang Sumber / Divine Source.

Dalam Al Fathihah disebut bahwa perlindungan hanya datang dari Tuhan dan hanya pada-NYA kita meminta perlindungan dan diberikan petunjuk ke jalan Tuhan yaitu jalan yang lurus. Permintaan ini usah kita tujukan jauh-jauh karena Tuhan yang memberi petunjuk itu ada di dalam diri kita sendiri ( Menurut mahluk luar Bumi, tepatnya di cakra jantung ). Inilah yang menjelaskan ayat Q 50 : 16 yaitu bahwa Tuhan lebih dekat pada manusia daripada urat nadi di leher kita.

Doa / mantra untuk diberikan petunjuk ke jalan Tuhan kita ucapkan 17 kali dalam 5 kali shalat dan mustinya sudah cukup berhasil sebagai suatu disiplin spiritual yang akan menghasilkan efek spiritual pula. Efek spiritual ini adalah turunnya kodrat spiritual dari Sang Ilahi sendiri yang kita sebut nikmat khusuk / sat-cit ananda / bliss. Bliss adalah suatu keadaan dimana diri seseorang diliputi oleh perasaan yang kenikmatannya tidak dapat diucapkan oleh kata-kata, melebihi nikmatnya seluruh dunia ini. Dalam bliss seluruh diri manusia hanya tertuju pada Sang Sumber. Damai dan cinta kasih yang meliputi kita amat luar biasa. Keadaan nikmat khusuk ini dapat dirasakan oleh siapa saja, bersifat universal. Semua disiplin spiritual seperti yoga, meditasi, shalat, dll dapat menghantarkan kita menuju pemenuhan kodrat spiritual ini.

Manusia Baru dan Dunia Baru

Istilah manusia baru dan dunia baru terutama kita jumpai dalam kalangan umat nasrani. Dalam surat wahyu dapat dijumpai keterangan bahwa Yohanes menerima impresi supra normal mengenai pembaharuan dunia dan hal-hal yang akan terjadi pada jaman akhir. Impresi ini tentu bersyifat simbolis sehingga susah untuk ditafsirkan.

Dalam literatur modern telah banyak kita jumpai keterangan lebih jelas mengenai manusia baru. Satu sumber mengatakan bahwa perbedaan terbesar antara manusialama dan baru terletak pada kesadaran mereka. Manusia lama masih berkiblat pada dunia yang materialistik, manusia baru sudah mulai berkiblat pada Tuhan. Untukini diperlukan perobahan struktural mengenai mekanisme terjadinya kesadaran.
Kesadaran manusia lama terutama diperoleh melalui impresi sensoris yang menggunakan sistem syaraf sentral. Pada manusia baru sistem syaraf ini tidak dapat digunakan sehingga harus dibentuk saluran baru. Saluran baru didapat dalam sistem urat syaraf otonom. Untuk itu kedua cabang urat syaraf ini di bagian bawah tubuh harus disambung secara anatomis.

Perbedaan manusia lama dan baru demikian besarnya hingga Quran menyebutnya sebagai ciptaan baru. Quran mengatakan :

– akankah kami lelah dengan ciptaan yang pertama ? Tidak ! namun mereka meragukan adanya ciptaan baru (Q 50:15)

– Tidakkah engkau lihat bahwa Tuhan menciptakan langit dan bumi dengan kebenaran ? Bila ia kehendaki digantinya kamu dengan ciptaan baru (Q 14:19)

Apa yang terjadi, menurut keterangan mahluk luar Bumi adalah bahwa dengan masuknya tata surya kita dalam suatu medan bio-magnetik yang sangat kuat, atom-atom yang terdapat dalam diri semua mahluk di bumi akan mendapatkan vibrasi yang lebih tinggi. Mungkin belum setinggi atom-atom mahluk lainnya di alam semesta namun gejalanya sama yaitu meningkatnya kebutuhan untuk pemenuhan kesadaran ilahi dalam diri manusia.

Untuk tercapainya peningkatan kesadaran yang permanen, diperlukan mekanisme untuk penyaluran energi spiritual yang menimbulkan kesadaran tersebut. Hal ini sudah kita singgung dalam bersambungnya kedua cabang sistem urat syaraf otonom. Energi spiritual ini diperoleh dari nur ilahi dalam diri kita yang kini mempunyai mekanisme anatomis bagi penguasaan diri kita. Dengan adanya mekanisme ini kita mampu benar-benar berkiblat pada Tuhan karena nur ilahi-lah yang mengendalikan sistem urat syaraf otonom ini. Pribadi-pribadi yang tenang, damai,
bahagia, dan selalu dipenuhi cinta kasih dan bliss akan bermunculan dalam masyarakat. Mereka ini akan membentuk keluarga-keluarga khusuk dan keluarga – keluarga ini akan membentuk masyarakat khusuk. Ini adalah dasar untuk membangun peradaban baru yang penuh dengan perdamaian umat manusia yang mengabdi pada Tuhan. Ilmu dan teknologi akan menjadi tools bagi manusia untuk lebih dekat pada-NYA. Jaman ini disebut sathya yuga (jaman keemasan / golden age).

Bila nur ilahi telah sepenuhnya menguasai kita, badan eterik kita memancarkan cahaya yang sangat terang. Khususnya di bagian ubun-ubun dan kening akan memancarkan cahaya yang terang. Mahluk-mahluk luar Bumi melakukan pencatatan manusia-manusia nur ilahi ini melalui semacam scanning dan komputer. Komputer mereka bekerja sedemikian rupa sehingga dapat menemukan kita dimanapun kita berada. Menurut mereka inilah yang disebut dengan “penyaringan, penghitungan atau pengadilan” dalam kitab-kitab suci agama-agama. Hanya manusia-manusia
dengan nur ilahi aktif-lah yang akan diselamatkan dari bencana yang menimpa bumi.

Walaupun akan terjadi bencana, perobahan-perobahan yang akan datang tetap disebut menggembirakan. Itulah sebabnya Jesus Christ disebut-sebut membawa “kabar gembira” atau Injil. Pun Nabi Muhammad membawa berita gembira sebagaimana dapat kita baca dari ayat berikut :

– Kami mengutus anda wahai Muhammad dengan kebenaran, pembawa beritagembira dan sebagai pemberi peringatan (Q 2 : 119)

Kegembiraan ini terletak dalam diri manusia baru yang penuh diliputi oleh rasa damai dan cinta kasih dalam dirinya karena nur ilahi telah berfungsi sepenuhnya mengendalikan diri manusia tsb. Apapun yang akan dilakukan oleh manusia ini semata-mata untuk kebaikan saja. Oleh karena itu kehidupan masyarakat, kebudayaan dan peradaban yang akan ia bangun adalah dunia yang penuh damai, persaudaraan dan kekeluargaan. Ini adalah kabar gembira yang telah digemakan oleh para nabi-nabi terdahulu. Jika semua ini terwujud maka barulah kemanusiaan
akan diterima sebagai anggota baru Dewan Galaxy. Seluruh alam semesta menantikan kita bergabung dengan mereka !

Sebagai anggota baru Dewan Galaxy, nantinya kita akan diberikan ilmu untuk menghapus penyakit dari muka Bumi agar umur tubuh jasmani kita semakin panjang seperti orang-orang berumur ratusan bahkan ribuan tahun yang diceritakan dalam kitab-kitab suci. Kita akan diberikan ilmu untuk membangkitkan energi murah yang tidak akan mengotori udara, air dan tanah kita. Rahasia interdimensional travel akan diberikan pula pada kita agar kita dapat melakukan perjalanan antar planitala film star trek. Ketahuilah dahulu nenek moyang umat manusia telah mampu
melakukan hal ini (sebagaimana yang diceritakan dalam banyak literatur Hindu).

Dalam Epic of Ramayana diceritakan bahwa Ravan (Rahwana/Dasa Muka) melarikan Sita (Dewi Shinta) dengan burung Garuda. Menurut keterangan mahluk luar Bumi, sesungguhnya cerita ini bukan rekaan dan benar2 pernah terjadi. Yang terjadi adalah Sita dibawa dengan semacam Aerial Vehicle, yaitu pesawat yang dapat mengorbit di luar atmosfer Bumi. Pesawat ini disebut Vimana. Bahkan ada yang lebih besar dari Vimana. Pesawat ini seperti kota yang mengapung di luar

angkasa. Disebut Hirayanapura.Mahluk luar angkasa mengatakan “ … a remnant of your people will find themselves relocated in the great city craft that orbit the upper heavens

Terjemahan bebas : Sejumlah manusia akan mendapatkan diri mereka beralih tempat ke dalam pesawat kota yang mengambang di angkasa raya. Pesawat kota yg dimaksud adalah pesawat yang besarnya beberapa mil. Memang sukar dibayangkan ada pesawat sebesar itu, sukar untuk dipercaya karena kita tidak pernah melihatnya denganmata kepala sendiri. Tapi inilah yang telah terjadi dan tidak lama lagi kemanusiaan akan menyaksikan semuanya itu.

mayapadaprana@yahoogroups.com

Comments
  1. imhar says:

    Saya selalu tertarik dengan artikel mengenai hari akhir, apocalypse, imam mahdi, ratu adil, kiamat, masa 1000 tahun, kebangkitan jesus christ dan semacamnya. Tapi dalam artikel ini Bpk. RM Tjokrowaspodo memandang dari sisi lain yang begitu dalam mengenai hari akhir. Salut buat beliau dan anda yang membuat artikel ini bisa menyebar, sebab di Surabaya “Warta Parapsikologi” belum pernah saya dengar. Terima kasih.

  2. cecepswp says:

    Thx juga telah mampir disini…

  3. wiwid says:

    terima kasih artikelnya

  4. uki says:

    Verywell !

  5. made says:

    saya sebagai orang yang beragama hindu sangat setuju dngan artikel ini
    ……..
    trimakasih….

  6. dharmo says:

    Saya sebagai praktisi hidup kejawen dengan misi hidup Nrimo Ing Pandum menuju Manunggaling Kawulo Gusti sangat sepaham dengan artikel ini, secara gambaran yang telah saya terima ketika saya SD klas 1 (semenjak mengenal angka)ada kemungkinan 2013 saat penggantian dunia. Semoga benar adanya.

  7. red_conjurer says:

    halo.saya yang memosting artikel pak M.Siregar ini di milis saya: mayapada prana (asia.groups.yahoo.com/group/mayapadaprana). kebetulan saya masih punya kliping aslinya dari majalah pak Sabdono yang sudah dilikuidasi itu (warta parapsikologi)🙂 senang melihat tulisan ini ada di blog anda. Pak M.Siregar sendiri udah meninggal akhir tahun 2008. sayang padahal saya ingin sekali bertemu beliau dan diskusi tentang topik ini. salam kenal🙂

    • cecepswp says:

      Akhirnya RC mengunjungi blogku hehehehe…., thx ya udah mampir kesini. Kalo boleh minta kliping artikelnya pak Siregar dong🙂
      See U on WG bro…HoHoHoHoHo

  8. red_conjurer says:

    Lho.. anak WG juga toh? pake nick apa say? ^_^

  9. Bagi mereka yang ingin membaca kelanjutan kisah “Mata Ketiga”nya Lobsang Rampa, boleh kunjungi http://www.mataketiga.co.cc. Disana sudah ada dua judul lanjutannya yang baru saya terjemahkan dalam bhs. Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s