Waspada Terhadap Angin Puting Beliung

Posted: October 22, 2008 in Serba serbi

Pada musim pancaroba atau masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan biasanya akan berpotensi besar terjadi angin puting beliung yang efeknya bisa menimbulkan kerusakan. Secara meteorologis angin puting beliung dapat terjadi di mana saja terutama di dataran rendah dan daerah yang terbuka. Untuk mengantisipasi hal itu ada baiknya jika kita memahami penyebab dan gejala awal datangnya angin puting beliung.

Awal dari gejala atau tanda-tanda sebelum datangnya angin puting beliung adalah jika dalam satu hari sebelumnya pada malam sampai pagi terasa panas dan gerah. Kemudian sekitar pukul 9 dan 10 pagi terlihat pertumbuhan awan cumulus yang berlapis-lapis, apalagi jika di antara awan itu terdapat satu jenis awan yang mempunyai batas tepi yang sangat jelas berwarna abu-abu dan menjulang tinggi (seperti bunga kol)

Setelah itu awan tiba-tiba berubah warna dari yang tadinya putih keabu-abuan menjadi hitam pekat. Jika awan tersebut sudah berubah menjadi culumunimbus maka amatilah pohon-pohon disekitar apakah dahan dan daun bergoyang dengan cepat karena tiupan angin, ditambah lagi apabila tiupan angin itu dirasakan sangat dingin.

Biasanya hujan yang pertama yang turun adalah hujan deras, tetapi jika cuma gerimis maka angin kencang kemungkinan berada di tempat yang jauh. Sementara itu jika terdengar petir bersahutan dengan bunyi yang sangat keras, hal tersebut bisa berpeluang terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Proses itu biasanya akan berlangsung lebih kurang selama 1 jam.

Yang perlu di waspadai jika satu atau tiga hari berturut-turut tidak turun hujan selama periode hujan, sebab bisa terjadi kemungkinan akan turun hujan yang sangat deras dengan disertai angin kencang termasuk angin puting beliung.

Angin puting beliung bersifat merusak, gerakannya yang berputar semakin cepat akan menjadikannya sebuah pusaran angin yang mirip dengan badai tropis di lautan. Bedanya adalah angin puting beliung periode waktunya sangat pendek dan singkat kurang dari 10 menit, sedangkan badai tropis bisa sampai berminggu-minggu.

Terakhir…jika mendapati gejala seperti di atas hal yang perlu dilakukan adalah menghindari berteduh atau berada dibawah pohon tinggi karena di khawatirkan jika sewaktu-waktu angin kencang datang pohon tersebut bisa roboh dan menimpa segala sesuatu di bawahnya. Antisipasi lainnya adalah dengan menebang pohon yang rapuh dan berpotensi tumbang jika terkena angin kencang

Source – BMG Indonesia dan dari beberapa sumber

Comments
  1. Pakde says:

    Angin kecil bersahabat…tapi kalo kegedean jadi penyakit (masuk angin). Kegedean ya….badai namanya.
    Aku lebih suka angin yang sepoy2 dari AC. uuuuugh ademmmm bro

  2. cecepswp says:

    Wohoho…tadi pas mau ngedit tulisannya yg masih berantakan tau-tau langsung hujan deres ditambahin bonus angin, tanpa proses shutdown langsung cabutin colokan listrik yang nyambung di komputer😀

    Enaknya ngerasain angin sepoi-sepoi dibawah pohon kelapa pakde…

  3. fetro says:

    iya bro, dibekasi sering juga dianugerahi angin yang cukup kencang..
    tks infonya

  4. cecepswp says:

    disini tiap sore pasti waspada, sering hujan disertai angin kenceng😀

  5. aku says:

    iyah….thx artikelnya, aq jg dapet dari geo.ugm.ac.id

  6. fichie says:

    ehmm,,

    thx artikelnya,,

    qw jde lbih gmpang ng’rjain tgs dre skol,,

    tpe, g tw seh klo slah,,

    he..he..

  7. renaning says:

    thx yah udah ngasih tau serem juga tuh angin puting beliung😥

    • cecepswp says:

      Yang masih teringat sampai sekarang setelah saya posting judul diatas selang 2 jam langsung disamperin angin puting beliung. Untungnya cuma jatuhin genteng satu doang hehehehehe

  8. renaning says:

    tapi di sini Bandung belum pernah tuh liat angin putung beliung…eh… kalau angin puting beliung bergerak ngak??

  9. renaning says:

    berlapis2nya itu kayak gimana sih? *maklum masih kecil*

  10. adam says:

    umur berapa cuy…..????????

  11. Wulan says:

    karena aq tinggal di kalimantan timur tepatx di SAMARINDA, aq g pernah merasakan angin puting beliung, gempa bumi, n tsunami.

  12. dendy says:

    knapa ya skarang di indonesia sering terjadi angin puting beliung?? padahal sbelumnya kejadian itu jarang pernah kt denger.

  13. dea says:

    thanks ya udah ngasih tau..
    ternyata angin klo gede nyeremin juga yua..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s