Kamera Video Dalam Produksi Film

Posted: March 13, 2012 in Video Production
Tags: , , ,

VMS Multimedia - Dani ArondsKamera merupakan alat produksi utama dalam pembuatan film, karena tanpa kamera maka tidak ada film yang bisa di produksi. Suatu keberuntungan hidup di masa sekarang karena kemajuan teknologi dan informasi menghasilkan berbagai macam produk kamera video mulai dari sederhana sampai profesional.

Selain itu seorang pembuat film amatir tidak “wajib” memiliki kamera video dengan cara membeli, tempat-tempat penyewaan untuk keperluan produksi film sudah ada hampir di setiap tempat. Kita bisa mendapatkan kamera video serta peralatan lain dengan cara menyewa dan harga yang bervariasi sesuai dengan kondisi anggaran produksi.

Kemudahan itu tidak terjadi jika hidup 30-40 tahun lalu, pada waktu itu jika seseorang ingin membuat film maka harus punya uang yang banyak untuk mendapatkan kamera video.

Anggaran terbatas bukan menjadi masalah, dengan sebuah kamera video dan tripod seseorang atau sekelompok orang dapat menghasilkan banyak judul dan jenis film. Tidak perlu khawatir dengan hasil rekaman video sederhana, karena kemajuan teknologi saat ini terutama pada editing video mampu menciptakan efek pada gambar yang hasilnya bisa setara dengan produksi film dengan budget tinggi. Kesimpulannya adalah seni dan teknologi akan menghasilkan film yang berkualitas walaupun dengan anggaran terbatas.

Seorang juru kamera harus memahami karakter kamera yang akan dipergunakan dalam produksi, karena dengan memahami setelan-setelan pada kamera akan bisa menghasilkan rekaman video dengan kualitas terbaik dan sesuai seperti keinginan. Selain itu juga disertai pemahaman mengenai sudut-sudut pengambilan gambar, karena sebagus apapun kamera yang dipergunakan jika sudut pengambilan gambar jelek hasilnya akan sia-sia.

Saat ini telah terdapat banyak macam kamera video di pasaran dengan berbagai fitur, salah satunya adalah fitur media penyimpanan rekaman. Anda bisa menggunakan kamera video dengan menggunakan pita kaset magnetis, DVD, atau harddisk internal/eksternal. Jika disuruh memilih maka saya akan menggunakan kamera video dengan penyimpanan rekaman video pada media harddisk internal/eksternal. Alasan memilih itu agar kita bisa terus melakukan perekaman video tanpa harus diganggu dengan mengganti pita kaset atau DVD akibat dari kapasitas penyimpanan yang terbatas. Tapi itu bukan merupakan keharusan, tergantung budget yang kita miliki untuk mendapatkan kamera video.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan kamera yang punya kemampuan dan sensitifitas terhadap cahaya. Kekeliruan memilih kamera yang tidak atau terlalu sensitif terhadap cahaya akan menghasilkan gambar dominan gelap atau terlalu banyak cahaya pada obyek sehingga seperti melihat hantu. Dengan hasil yang buruk maka rekaman video tersebut tidak bisa dipergunakan.

Tulisan diatas bukan merupakan teori saja, karena berdasarkan pengalaman produksi sebelumnya banyak hasil film yang tidak maksimal bahkan jelek disebabkan kurang memperhatikan pemilihan dan pemahaman terhadap kamera yang dipergunakan dalam proses produksi film.

Oleh karena itu perlu diperhatikan tentang pemilihan dan pemahaman kamera video yang akan dipergunakan selama proses produksi film agar hasil yang didapatkan bisa maksimal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s