Kucing Paranoid Tikus

Posted: March 3, 2015 in Kucing
Tags: ,

Kucing Takut Tikus

Para khayalak ramai dari sudut gang hingga tengah jalan tol di seluruh dunia pasti mengetahui kalau yang namanya tikus itu pasti jadi buruan kucing dan kucing jadi momok menakutkan ala jin botol yang bentuknya kacau balau bagi tikus.

Tapi ke-umum-an, ke-biasa-an, dan ke-lumrah-an soal yang disebutkan diatas tidak berlaku dirumah saya. Kira-kira kalau ngga’ salah (mudah-mudahan jangan salah) mulai akhir tahun 90-an seluruh kucing yang dari mbrojol dirumah atau kesasar, dibuang, dan sengaja dititipkan tidak berkutik melihat tikus yang seliweran dengan tubuh gendut nan bersih bahkan akdang-kadang warnanya coklat muda seperti disemir.

Pernah suatu ketika yang ketika itu saya lupa entah pada tanggal, hari, dan bulan apa ada satu anak kucing saya tertangkap mata sedang makan bersama dengan tikus sebesar body-nya. Simboknya kucing sebenarnya ngerti kalau anaknya sedang “koalisi” makan dengan binatang yang seharusnya menjadi buruannya berdasarkan ke-biasa-an sejak jaman nenek moyangnya. Hal tak terduga adalah simboknya kucing itu hanya menoleh serta menatap sejenak kejadian tersebut dan kembali jilat-jilat mukanya.

Kucing Takut Tikus

Nah kepeningan saya yang tak berujung dan berpangkal melihat berbagai kejadian yang sebenarnya tak masuk akal itu menimbulkan satu kesimpulan secara tiba-tiba dan dalam tempo yang lumayan singkat, bahwa ini pasti ada perjanjian tak tertulis mengenai pembiaran dan pengecualian tikus dirumah bagi para kucing. Kalau diluar rumah sih mereka kembali normal bagaikan khasiat hipnotisnya hilang yaitu dengan semangat yang meledak-ledak dan lebay para kucing nguber tikus dari ukuran mini, medium, gede hingga jumbo dan dimakannya sampai hanya tersisa buntutnya yang seperti cacing tanah.

Sayang 2 juta sayang setiap kali ada kejadian aneh antara kucing dan tikus saya selalu tidak siap dengan kamera yang katanya sudah digital. Saat itu hanya ada lembarang kertas dan pensil yang tidak mungkin saya gunakan untuk menggambar sketsa cepat karena memang dasarnya saya tidak bisa nggambar. Saya hanya ngga’ mau dipermalukan gambar sketsa cepat yang nantinya kalau ditunjukkan ke orang lain dikiranya saya sedang menggambar kumpulan mikroba di antara tumpukan bihun kering.

Begitulah tulisan yang agak kurang umum dan wajar ini dibuat karena saya begitu terpesona kejadian luar biasa tentang hubungan kucing dan tikus di rumah saya yang katanya dulu dihuni oleh perwira kumpeni. Karena tidak ada ilustrasi yang mendukung cerita nyata maka dengan tidak terpaksa tapi tidak ngawur saya berikan 3 buah foto yang kedua-duanya adalah kucing yang takut tikus. Salah satu kucing yang tidurnya kepalanya nyungsep di kotak koran itulah yang selalu di bully atau jadi target oleh para tikus dirumah. Entah apa yang dipikirkan para tikus hingga kucing satu nang montok tersebut menjadi target
mereka tiap hari….

Kucing Takut Tikus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s