Posts Tagged ‘trik’

Trik Remote Indihome Sekaligus Remote TV

Semenjak berlangganan Indihome selama beberapa minggu ini “hobi” bawa 3 remote, TV, Indihome, dan receiver parabola. Lah kok masih pake parabola? Ya kadang untuk beberapa siaran masih lebih komplit parabola walaupun Free To Air bahkan nongol channel berbayar yang bisa ditonton gratis.

Nah kembali ke masalah remote, jika setiap kali harus nenteng-nenteng banyak remote sepertinya kok ribet ya. Untuk menghindari diperbudak oleh remote pada tulisan kali ini saya akan kasih trik agar remote Indihome bisa berfungsi sebagai remote TV.

Dalam tahapan untuk membuat remote Indihome bisa berfungsi juga sebagai remote TV simulasinya akan saya perlihatkan dengan menggunakan remote TV LCD Sharp Aquos, perhatikan baik-baik langkah-langkahnya biar berhasil.

Trik Remote Indihome Sekaligus Remote TV

1. Posisi kedua remote arahkan saling berhadapan untuk proses sinkronisasi.
2. Tekan dan tahan tombol SET pada remote Indihome hingga berubah nyala lampunya dari merah ke hijau setelah itu lepaskan.
3. Tekan tombol POWER remote TV hingga nyala lampu pada remote Indihome berubah menjadi merah. Setelah itu tekan tombol POWER remote Indihome hingga kembali nyala hijau.
4. Tekan tombol INPUT remote TV hingga nyala lampu pada remote Idihome berubah menjadi merah. Setelah itu tekan tombol TV/AV remote Indihome hingga berubah menjadi nyala hijau.
5. Tekan tombol VOL + pada remote TV hingga nyala lampu remote Indihome menjadi merah. Setelah itu tekan tombol VOL + remote Indihome hingga nyala lampu berubah hijau.
6. Tekan tombol VOL – remote TV hingga nyala lampu pada remote Indihome menjadi merah. Setelah itu tekn tombol VOL – remote Indihome hingga berubah menjadi hijau.

Jka langkah penyesuaian remote diatas dijalankan dengan benar maka lakukan uji coba pada TV maka seharusnya bisa berfungsi layaknya ketika menggunakan remote TV aslinya. Selamat mencoba yak…

Solusi Joomla Error Ketika Upgrade Versi TerbaruUpdate CMS Joomla kadang-kadang tidak mulus seperti seharusnya, salah satunya adalah ketika akan upgrade versi melalui konsol administrator atau admin panel dialihkan ke halaman baru dengan pesan Cannot open file for writing log.

Anda tidak perlu pusing, cemas, jantung berdebar-debar, bahkan mau bunuh diri ketika menghadapi situasi seperti diatas. Hal itu bisa terjadi ketika migrasi beda hosting hingga perubahan struktur hosting. Untuk memastikannya hanya perlu membuat file ekstensi php di root folder hosting dengan nama apapun.

Untuk membuat file .php secara mudah bisa dilakukan melalui cPanel dengan memanfaatkan fitur New File yang ada di pojok kiri atas atau bisa juga menggunakan norepad yang nantinya ekstensi .txt diganti menjadi .php serta mengunggah (upload) menggunakan ftp manager semacam filezilla atau sejenisnya.

Isi file tersebut dengan kode dibawah ini:

<?php
$path = getcwd();
echo “Your Absoluthe Path is: “;
echo $path;
?>

Hal paling mudah adalah dengan cara copy paste kode tersebut daripada harus repot ngetik. Setelah Anda simpan dengan memberikan nama sembarang seperti tes.php silakan eksekusi dengan mengetikkan alamat http://www.namadomainanda.com/tes.php dan lihat path-nya. Setelah itu buka configuration.php serta lihat apakah path public $log_path dan public $tmp_path tertera sama seperti yang ada waktu membuka http://www.namadomainanda.com/tes.php.

Solusi Joomla Error Ketika Upgrade Versi Terbaru

Ketika ada perbedaan atau salah path silakan edit untuk menyesuaikannya. Setelah semuanya benar silakan tes dengan mengulangi upgrade versi Joomla Anda. Satu hal penting setelah semuanya berjalan normal dan proses update bisa berjalan hingga selesai, hapus file tes.php yang tadi dibuat.

Cara diatas sudah saya praktekan pada dua website yang berbasis Joomla yang berada di satu hosting yang gemar ngoprek hostingnya itu. Hasilnya…versi Joomla bisa terupgrade dengan sukses tanpa kendala yang bikin pusing.

Bagi yang suka mencari file pdf maupun doc di SCRIBD pastinya tidak asing lagi. Satu hal pasti anda harus mengeluarkan beberapa dollar jika ingin mengunduh file-file dari sana,  nah bagi yang “males” jika pakai acara bayar membayar silakan coba trik dibawah ini.

Cari alamat dokumen yang akan anda unduh, saya ambil contoh http://www.scribd.com/doc/17527732/Sony-DSRPD170-DSRPD190-MiniDV-Camera

Lihat pada angka yang saya bold.

Langkah berikutnya adalah dengan memasukkan alamat http://www.scribd.com/mobile/documents/…&#8230;.., kemudian taruh barisan angka tadi dibelakangnya. Lebih jelasnya seperti ini http://www.scribd.com/mobile/documents/17527732

Nah…maka akan terbuka sebuah halaman disertai dengan sebuah pilihan untuk mengunduh file tersebut.

Tapi masih ada langkah terkahir lagi yang harus dilakukan, file yang anda unduh tersebut tidak mempunyai nama dokumen yang seharusnya dan tanpa ekstensi. Oleh karena itu setelah selesai mengunduh file itu jangan lupa untuk memberikan nama dan ekstensi file (.pdf atau .doc)

(more…)

Hal ini sering saya alami di beberapa hosting gratisan, setiap kali akan upgrade versi wordpress yang terbaru dengan cara otomatis pasti keluarnya Unable to locate WordPress Root directory. Installation Failed. Mau pake cara manual buang-buang waktu, ya akhirnya pasrah dengan versi script apa adanya yang disediakan oleh pengelola hosting gratisannya itu. Tapi sekarang ada caranya biar bisa jalan auto upgrade WordPress-nya itu, langkah-langkahnya seperti dibawah ini :

1. Biasanya hosting model gratisan pakai Vista Panel, pada halaman panel tersebut pilih File Manager/Online File manager kemudian cari wp-config.php dan eksekusi pada menu edit.

2. Setelah itu scroll sampai paling bawah dan masukan kode dibawah ini pada baris terbaru;

/* fix WordPress Auto Upgrade pada hosting yang menggunakan VistaPanel */

if(is_admin()) {
add_filter(‘filesystem_method’, create_function(‘$a’, ‘return “direct”;’ ));
define( ‘FS_CHMOD_DIR’, 0751 );
}

3. Simpan file tersebut dengan menekan menu SAVE (ada diatas pojok kiri)

4. Setelah selesai pindah ke halaman administrator wordpress untuk menjalankan auto upgrade, biasanya sebelum proses upgrade-nya jalan akan muncul halaman konfirmasi untuk mengisikan Connection Information. Isikan kolom hostname, username, dan password sesuai yang tercantum pada Account Setting.

Setelah itu pilihan auto upgrade dapat dipergunakan, termasuk untuk instalasi plugin 🙂

Solusi Untuk Trojan

Posted: January 10, 2010 in Tips n' Trik
Tags: , , , ,

Minggu pertama Tahun 2010 sudah diawali kena trojan horse, benar-benar bikin dua malam tidak tidur.

Sebenarnya ini yang ke-3 kalinya terinfeksi trojan, solusi 2 kasus sebelumnya yaitu dengan cara instal ulang OS-nya. Karena antivirus jenis apapun tidak bisa mendeteksi induk trojan tersebut. Nah yang ke-3 ini bikin puyeng soalnya cara diatas tidak bisa digunakan lagi, setiap terkoneksi dengan internet pasti trojan tersebut membuat file dan berkembang biak  setiap beberapa menit di C:\WINDOWS\TEMP\xxxx.tmp dan C:\WINDOWS\TEMP\xxxx.tmp\svchost.exe

Permasalahan trojan tersebut ternyata banyak juga yang mengalaminya, ada banyak solusi antara lain dari menggunakan MalwareByte sampai HiJack This pun tidak mempan mengatasi trojan itu. Mengenai Hijack This banyak sekali yang merekomendasikan untuk digunakan, padahal untuk kasus ini tidak bisa pakai scan HJT…lha wong saya nyoba bolak balik tidak ada’ trojan yang tertangkap dari hasil scan. Yang ada malah beberapa kali salah menghapus program yang seharusnya tidak bermasalah, sekali lagi Hijack This tidak direkomendasikan untuk trojan  ini dan jika tetap dipakai bakalan membuat kepala semakin tambah pusing dengan sederetan log scan yang tidak ada gunanya.

Kemudian pada malam ke-2 proses mencari cara untuk menghilangkan trojan itu akhirnya menemukan titik pencerahan, yaitu dengan menggunakan Hitman Pro 3. Aplikasi yang bisa mengidentifikasi serta melokalisir virus, spyware, trojan, rootkits, maupun malware jenis lainnya ini kerjanya setelah proses scanning dan menemukan file-file yang mencurigakan maka secara otomatis akan mengunggah (upload) tersebut ke servernya dan diidentifikasi.

Pada kasus saya ini ternyata trojan tersebut bersembunyi di C:\WINDOWS\system32\drivers\ dengan file berekstensi .sys (nvata.sys). Setelah file tersebut dihapus sampai sekarang tidak pernah keluar lagi peringatan dari antivirus.